PURWOKERTO.SUARA.COM Beberapa waktu lalu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan edaran kepada tenaga kesehatan dan apoten untuk menghentikan sementara pemberian obat sirup terutama pada anak. Hal ini menyusul banyaknya kasus gagal ginjal akut di Indonesia.
Saat ini Kemenkes tengah menginvestigasi penyebab dari penyakit ini. Namun, terdapat dugaan penyebab gagal ginjal akut ini lantaran adanya cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) dalam obat sirup.
Untuk itu BPOM telah merilis 5 jenis obat sirup yang diduga mengandung etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) melebihi ambang batas. Zat inilah yang diduga menjadi penyebab dari gagal ginjal akut.
Apa sebenarnya gagal ginjal akut itu? Apakah gagal ginjal akut ini berbeda dengan gagal ginjal kronis.
Gagal Ginjal Akut
Gagal ginjal akut adalah penurunan mendadak fungsi ginjal yang berkembang dalam tujuh hari. Hal ini ditandai dengan output urin yang menurun serta meningkatnya kadar kreatin dalam darah.
Penyakit ini terlihat pada 10-15 persen orang yang dirawat di rumah sakit dan lebih dari 50 persen orang yang dirawat di unit perawatan intensif (ICU). Sementara penyebabnya sendiri beragam tergantung jenisnya.
Adapun jenisnya terdiri dari gagal ginjal prerenal (berkurangnya aliran darah ke kedua ginjal), gagal ginjal intrinsik (gangguan yang mempengaruhi kondisi ginjal secara langsung), serta gagal ginjal postrenal (ada obstraksi hilir urin).
Namun, gagal ginjal akut secara umum disebabkan oleh sejumlah kondisi yang menyebabkan penurunan fungsi ginjal dengan cepat. Diantaranya yang memicu dehidrasi, mual, kelelahan, sesak napas, pembengkakan kaki, nyeri dada, kejang, hingga kebingungan.
Baca Juga: Karir Steven Gerrard di Aston Villa Tamat, Dipecat Usai Dihajar Fulham
Biasanya perawatan untuk gagal ginjal akut membutuhkan rawat inap di rumah sakit. Jika menderita penyakit ini harus segera ditangai atau dapat berujung kematian. Adapun pengobatannya dapat berupa menyuntikkan cairan intravena, diuretik, atau kalsium intravena.
Gagal Ginjal Kronis
Gagal ginjal kronis merupakan hilangnya fungsi ginjal secara bertahap selama beberapa bulan atau tahun. Sebagian besar penyebabnya adanya tiga kondisi yang mempengaruhi struktur internal ginjal.
Tekanan darah tinggi (menyebabkan penyempitan pembuluh darah), diabetes (merusak filter ginjal), dan glomerulonefritis (peradangan yang disebabkan oleh sejumlah bakteri, seperti autoimun) menjadi penyebab gagal ginjal kronis.
Gagal ginjal kronis juga dapat disebabkan oleh refluks nefropati (aliran balik urin ke ginjal), penyakit ginjal polikistik (kelainan genetik yang menyebabkan pembentukan kista di ginjal), atau obat-obatan yang bisa merusak ginjal secara permanen.
Penderita dengan gangguan gagal ginjal kronis akan merasa lelah, nafas berbau amonia, nafsu makan menurun, kulit kering dan gatal, pergelangan kaki bengkak, sering buang air kecil, susah tidur, sulit berkonsentrasi, hingga kram otot.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal