/
Senin, 24 Oktober 2022 | 09:58 WIB
Ilustrasi anak gangguan ADHD (freepik)

PURWOKERTO.SUARA.COM- Pernahkah bunda mendengar istilah ADHD?  Istilah ini merupakan singkatan dari Attention deficit hyperactivity disorder.

Nah istilah ini digunakan untuk gangguan mental yang ditandai dengan perilaku impulsif dan hiperaktif. Yang menyebabkan penderita ADHD kesulitan dalam memusatkan perhatiannya.

Selain itu, dirinya akan terlalu aktif  secara tiba-tiba dan bertindak tergesa-gesa tanpa pikir panjang. Sayangnya, ADHD tidak dapat disembuhkan, tapi bisa dilakukan perawatan agar penderita dapat dikontrol.

Biasanya ADHD mulai ditemukan pada anak-anak berusia 6-12 tahun dan jarang ditemukan pada orang dewasa. Namun, hal itu tidak menutup kemungkinan orang dewasa dewasa tidak bisa terkena gangguan mental ini.

Pada orang dewasa, AHDH disebut dengan adult ADHD. Tapi, dalam kasus orang dewasa, penderita gangguan mental ini tidak menunjukkan perilaku yang hiperaktif.

ADHD sendiri dikelompokkan menjadi tiga subtipe bunda, yaitu:

1.Dominan Hiperaktif-Impulsif
Pada subtipe yang pertama ini anak-anak yang menderita ADHD akan memiliki perilaku hiperaktivitas yang dibarengi dengan perilaku imupulsif atau tanpa pikir panjang.

2.Dominan Inatentif
Berbeda dengan subtipe sebelumnya, pada subtipe Dominan  inatetif penderita yang pada umumnya anak-anak akan sulit untuk menaruh perhatiannya secara penuh hanya pada satu tujuan dalam satu waktu. Mereka akan cenderung untuk tidak memperhatikan orang-orang yang ada disekitarnya dengan baik.

3.Kombinasi Hiperaktif-impulsif dan inatentif
Untuk subtipe yang terakhir merupakan gabungan atau kombinasi dari dua subtipe sebelumnya. Jadi, pada tipe ini penderita akan menunjukkan seluruh ciri yang ada seperti perilaku hiperaktif, impulsif, dan sulit berkonsentrasi. (citra safitra)

Baca Juga: Momen Dua Kali Salah Sebut MC Denmark Open Jadi Bulan-Bulanan Netizen

Load More