PURWOKERTO.SUARA.COM, Publik sedang digegerkan dengan pemberitaan tentang perayaan Halloween di Arab Saudi, akhir Oktober 2022 lalu. Warga Arab tumpah ruah di acara yang berlokasi di Riyadh itu dengan mengenakan kostum hantu.
Meski belakangan ada yang mengonfirmasi, tidak ada penyebutan diksi Halloween dalam acara itu, melainkan Festival dengan tajuk Pekan yang Menyeramkan.
Ulama asal Cirebon, Buya Yahya mengatakan, perayaan Halloween bukan bagian dari tradisi umat Islam. Sehingga umat Islam tak perlu ikut merayakannya.
“Umat tidak semestinya ikut-ikutan. Bukan tradisi Islam, maka jangan ikut-ikutan,”katanya
Jika ada umat Islam yang ikut merayakannya, maka menurutnya perbuatannya salah. Ia harus didoakan agar diberi hidayah dan diampuni dosanya, serta tidak ikut-ikutan untuk merayakannya kembali ditahun-tahun mendatang.
Buya Yahya mengatakan, seandainya ada kelompok atau negara yang melaksanakan perayaan itu, ia mengajak umat untuk adil menyikapinya.
Kesalahan kepala negara atau raja tak semestinya dilimpahkan ke seluruh elemen masyarakat di dalamnya, termasuk ulama di dalamnya.
Karena hal tersebut hanya menyangkut kebijakan penguasa, belum tentu kebijakan itu diamini masyarakatnya dan direstui ulama.
Ia menegaskan, umat Islam dalam beragama mengikuti syariat Islam, Allah dan Rasulnya, bukan mengikuti negara atau pemerintah. Syariat itu disampaikan oleh penerus nabi, yakni ulama.
Baca Juga: Aniaya Orang Tua Sendiri, ODGJ ini diamankan Pihak Kepolisian Grobogan
“Banyak budaya yang diikuti anak-anak kita, yang salah itu orang tuanya. Kita punya tanggung jawab, agar mereka bangga dengan Islam, bukan bangga dengan yang dimurkai Allah,”katanya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo
-
Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan
-
Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!
-
AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
-
Bosan Desain TWS Itu-itu Aja? Realme Buds T500 Pro Bawa Desain Kotak Permen
-
Lama Mengabdi di Pesantren, Ayah Korban Syok Anaknya Jadi Korban Pencabulan Kiai Ashari Pati