/
Selasa, 08 November 2022 | 15:30 WIB
Dua Kali Kode Jokowi untuk Prabowo, dari Restu hingga Jatah Menang Pilpres 2024

PURWOKERTO.SUARA.COM, "Kemesraan" Jokowi dan Prabowo Subianto menjadi sorotan publik. Ada yang menyebut Jokowi sedang memberikan kode kepada sosok Menteri Pertahanan (Menhan) itu untuk maju nyapres.

Jokowi sempat menyinggung soal restu ke Prabowo. Pernyataan Jokowi itu ditafsirkan Gerindra sebagai restu untuk nyapres.

"Sudah sejak awal. Kok restu-restu? Sejak awal saya sampaikan mendukung beliau (Prabowo)," ujar Jokowi kepada wartawan usai menyambangi sang Menhan di acara Indodefence Expo di Jakarta, Rabu (2/11/2022), dikutip dari suara.com.

Dalam kesempatan beda, Jokowi bahkan terang-terangan memberikan sinyal kemenangan Pilpres bagi Prabowo setelah periodenya berakhir. 

"Dua kali di pilpres juga menang. Mohon maaf, Pak Prabowo. Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo," ujar Jokowi di acara puncak peringatan HUT Perindo di Jakarta, Senin (7/11/2022).

Pujian ke Tokoh dan Partai Lain

Namun Gerindra tak boleh besar kepala dulu. Rupanya Jokowi memberikan pujian ke partai maupun tokoh lain juga yang berpotensi maju dalam Pilpres 2024.  

Pada kegiatan HUT Perindo misalnya, Jokowi terang-terangan mengagumi elektabilitas partai Perindo yang tergolong muda. 

"Saya melihat terakhir survei Litbang Kompas, Perindo dapat gede banget loh 4,5 persen. Hati-hati, sudah 4,5 persen, saya cek lagi saya detail lagi sudah mengalahkan tiga partai yang ada di parlemen," ucap Jokowi memberikan pujian ke Perindo dalam acara HUT tersebut.

Baca Juga: Ini Caranya Beli Tiket Bioskop di CGV Persiapan nonton film NCT Dream The Movie: In A Dream

Jokowi bahkan mewanti-wanti partai- partai besar agar berhati-hati dengan kehadiran Perindo yang terus membesar. 

"Hati-hati partai yang lain. Hati-hati partai yang lain. Partai yang gede-gede juga hati-hati. Jangan-jangan ketarik ke Perindo semuanya. PDI hati-hati Pak Hasto. Golkar hati-hati Pak Sekjen Lodewijk hati-hati. Juga hati-hati Pak Prabowo. Tarik semua ke Perindo nanti jangan-jangan," ujar Jokowi mewanti-wanti.

Selain menebar dukungan ke Prabowo, Jokowi juga sempat memberikan sinyal dukungan terhadap sosok Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto yang dinilai siap berkompetisi di Pilpres 2024.

"Pemimpin ke depan harus kita pilih yang memiliki jam terbang yang tinggi. Salah satu yang saya lihat bapak Airlangga Hartarto," kata Presiden Jokowi dilansir dari ANTARA, Selasa (21/10/2022).

Meski demikian, Jokowi tetap mewanti-wanti kepada pihak internal partai agar tak asal mengusung Capres dan Cawapres.

"Jangan sembarangan menentukan calon pilot dan kopilot yang akan dipilih rakyat, juga jangan sembarangan memilih calon presiden dan wakil presiden, dan juga saya titip pesan, jangan terlalu lama-lama," ucap Presiden.

Load More