PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Warga Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga terkejut mendengar sirine sistem peringatan dini atau early warning system (EWS) berulang kali berbunyi, Senin 7 November 2022. Warga terngiang bencana tanah beregerak yang pernah memaksa warga mengungsi berhari-hari.
"Pada Pukul 12.43 WIB alat EWS (Early Warning System) yang terpasang di RT 15/05 Dusun Pagersari Desa Tumanggal Kecamatan Pengadegan berbunyi hingga 14 kali dan mengirimkan signal pesan: EWS-TUMANGGAL,Warning..!,DT:Range=412.49,RangeSpeed=90.18,Accu=12.7,Rain=0.0,AF=1,WF=1,JAM:12:43:46. EWS-TUMANGGAL,Warning..!,DT:Range=425.85,RangeSpeed=98.53,Accu=12.7,Rain=0.0,AF=1,WF=1,JAM:12:47:13," tulis BPBD Purbalingga dalam keterangan resminya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga langsung bergerak mengecek lokasi. Hasil pengecekan lokasi, petugas menemukan beberapa retakan tanah baru di tanah kebun warga yang berjarak 50 meter - 70 meter dari pemukiman warga.
Retakan baru ini terjadi di bekas longsoran sebelumnya. Ukuran retakan yaitu panjang mulai dari 2 meter hingga 50 meter, lebar 5 - 10 Cm, dan kedalaman 6 - 40 Cm.
"BPBD Kabupaten Purbalingga melakukan kordinasi dan asesment bersama Forkompimcam Pengadegan, mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan apabila hujan terjadi dengan durasi cukup lama," lanjut BPBD dalam keterangan tertulisnya.
BPBD menghimbau perangkat desa dan warga apabila EWS berbunyi kembali segera mengecek alat dan pergerakan tanah di sekitaran titik longsor dan menutup rekahan tanah agar air tidak masuk.
"Kesimpulannya masih berpotensi terjadi gerakan tanah secara perlahan," uajrnya lagi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung
-
Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa II Berhasil Dievakuasi, Ini Kata Wamenhub