PURWOKERTO.SUARA.COM Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan menghentikan siaran TV analog dan beralih ke siaran TV digital mulai 2 November 2022. Namun, siaran TV digital terkadang tidak menangkap sinyal atau bertuliskan tidak ada sinyal.
Pengguna tidak perlu khawatir jika mengalami gangguan tersebut, karena keluhan tersebut dialami banyak orang.
Apa sebenarnya penyebab TV digital tidak muncul sinyal atau tidak ada gambar dan muncul tulisan "Tidak ada sinyal" padahal telag memasang set top box (STB) untuk menangkap sinyal.
Berikut beberapa penyebab TV digital tidak ada sinyal:
1. Posisi antena tidak mampu menjangkau sinyal
Perlu diketahui, siaran TV digital tetap menggunakan antena. Posisi antena tentunya akan mempengaruhi jangkauan sinyal. Jika posisi atau arah antena belum tepat, sinyal yang ditangkap pun tidak kuat, begitupun sebaliknya.
2. Kualitas antena kurang mendukung
Antena yang lama digunakan dapat menyebabkan kemampuan menangkap sinyal jadi lemah. Begitu pula dengan antena yang berukuran kecil atau antena dalam.
3. Terdapat masalah pada jack
Jack sebagai penghubung antara antena dengan STB memiliki peranan yang tak kalah penting. Pengguna disarankan untu melakukan pengecekan jack. Karena jika jack rusak, akan berdampak sinyal yang dikirimkan ke STB atau TV digital tidak maksimal. Sehingga tidak gambar tidak muncul.
4. Gangguan sinyal.
Baca Juga: Ingin Nonton Piala Dunia Langsung di Qatar? Pahami Aturan Selama Turnamen
Gangguan sinyal TV digital dapat terjadi karena daerah atau wilayah tersebut belum termasuk ke dalam daerah yang telah mulai migrasi ke siaran TV digital.
Berikut cara untuk mengatasi siaran TV yang tidak ada sinyal.
1. Cari arah antena yang paling bagus
Pengguna dapat memutar arah antena untuk menangkap sinyal yang bagus. Hindari meletakkan atau memasang antena di dekat antena digital lainnya. Hal itu akan menyebabkan salah satu antena kesulitan atau gagal menangkap sinyal karena kalah kuat dengan antena lainnya.
2. Gunakan antena yang berkualitas baik
Pengguna sebaiknya menggunakan antena khusus untuk mendukung siaran TV digital. Kabel yang digunakan juga harus dipastikan dalam kondisi baik dan tidak ada kerusakan. Jika di wilayah terdapat banyak bangunan atau pohon-pohon tinggi, disarankan menggunakan antena luar (antena PF). (iruma cezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif