PURWOKERTO.SUARA.COM – Timnas bulu tangkis Indonesia yang berkekuatan 16 wakil menjalani uji coba lapangan utama turnamen Australian Open 2022 yang berlangsung di Quay Centre, Sydney, Senin.
Kegiatan tersebut menjadi fase terakhir dari latihan timnas jelang pelaksanaan turnamen berkategori BWF Super 300 itu pada Selasa.
"Hari ini kami latihan di Quay Centre yang akan digunakan untuk pertandingan besok. Latihan ini untuk beradaptasi dengan arena, tata lampu, karakter shuttlecock, dan arah angin," ujar manajer tim Herli Djaenudin dikutip laman resmi PP PBSI.
Jarak yang dekat antara penginapan dan arena pertandingan, memudahkan Skuad Merah Putih untuk menjalani latihan karena hanya membutuhkan waktu 15 menit dengan berjalan kaki.
Quay Centre yang jadi tempat turnamen berhadiah total 180.000 dolar AS atau sekitar Rp2,7 miliar itu, menyediakan empat lapangan untuk bertanding dan mampu menampung sekitar 3.800 penonton.
Hari ini timnas Indonesia mendapat jatah berlatih di tiga lapangan utama dengan durasi masing-masing selama satu jam. Namun pemain masih bisa menambah porsi latihan di lapangan latihan.
Pemain berganti-ganti berlatih di tiga lapangan yang disediakan tersebut. Mereka berpindah dari lapangan satu ke lapangan lain agar adaptasi dengan angin dan lampu di setiap lokasi bisa lebih maksimal.
"Latihan ini saya manfaatkan untuk penyesuaian saja. Saya masih 'jetlag', merasa ngantuk setelah dari tur Eropa. Tidurnya belum normal. Tapi sejauh ini kondisi lapangan oke. Tidak ada angin. Cuma agak silau lampunya," tutur pemain tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung.
Selain itu nomor tunggal putra turut berlatih bersama, mereka ialah Shesar Hiren Rhustavito, Chico Aura Dwi Wardoyo, Christian Adinata, dan Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay.
"Memang tidak ada angin yang berhembus, namun tata lampunya menurut saya termasuk silau," kata Shesar.
Baca Juga: Begini Langkah-langkah yang Perlu Dilakukan Jika Kehilangan Koper di di Bandara
Sementara itu pelatih ganda campuran Amon Sunaryo menuturkan porsi latihan selama satu jam dirasa cukup bagi atlet untuk merasakan suasana arena jelang pertandingan.
Ia berharap atlet asuhannya seperti Adnan Maulana, Amri Syahnawi, Winny Oktavina Kandow, dan Nita Violina Marwah bisa beradaptasi dengan baik.
"Latihan ini untuk penyesuaian saja dengan arena. Semoga pemain bisa cepat beradaptasi dengan baik," pungkas Amon.*(ANIK AS)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Angkat Kisah Pahlawan Cirebon, "Sangkala Nyimas Gandasari" Tampil di TIM
-
Piala Dunia 2026 Terpanas Sepanjang Sejarah, Tuchel Andalkan WAGs untuk Bikin Adem Pemain
-
Bunga Zainal Berharap Oknum Polisi yang Terima Suap Kasus Suaminya Dipecat
-
Mitos Keuntungan Tuan Rumah Piala Dunia: Banyak yang Gagal, Cuma 6 yang Juara
-
Rupiah Ambruk, Plesiran Warga RI ke Luar Negeri Ikutan Anjlok
-
Viral Tagihan Listrik Naik di Medsos, PLN Ungkap Penyebabnya
-
Ratusan Driver Gojek Yogyakarta Turun ke Jalan, Loyalitas pada Sosok yang Dianggap Mengubah Nasib
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Teddy Klaim Prabowo Pakai Dana Pribadi untuk Kunjungan Luar Negeri, Celios: Buktinya Mana?
-
Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon