Mereka bersemangat untuk lebih sukses membudidayakan kapulaga.
program KKN ini menambah semangat berbudidaya kapulaga agar semakin sukses.
"Baru kali ini ada adik-adik KKN yang tepat sasaran. Warga sini, mayoritas petani, mencapai 95%. Program ini sangat diterima oleh warga Majatengah.”
Seminar ini merupakan salah satu program monodisiplin KKN IDBU Tematik yang secara langsung membantu para petani dan warga Desa Majatengah.
Melalui seminar serta seluruh rangkaian program lainnya, para petani dan warga Desa Majatengah mendapatkan solusi dan saran yang dapat meningkatkan produksi kapulaga dari segi kualitas dan kuantitas, mulai dari penanaman, perawatan, dan pemanenan.
Untuk diketahui, Desa Majatengah, yang berada di Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, merupakan desa dengan mayoritas penduduk petani.
Harga kapulaga yang sempat meroket tinggi di awal pandemi global memikat warga dan membuat sebagian besar petani Desa Majatengah menjadikan kapulaga sebagai komoditas utama desa.
Namun para petani menghadapi beragam permasalahan yang baru, tanpa mengetahui cara menanggulanginya.
Siti Rahayu, salah satu petani kapulaga Desa Majatengah sekaligus Kepala Kelompok Wanita Tani Maju Sejahtera, mengaku, walaupun penghasilan produk banyak, perawatan tanaman dan harga jual kapulaga tidak sesuai.
Baca Juga: Gantikan Wakil India, Gregoria Mariska Tunjung Dipastikan Tampil di BWF World Tour Finals 2022
“Sekarang harga kapulaga kering hanya Rp 53.000 per kilogram. Harga yang tadinya sudah mencapai Rp 300.000 sekarang hanya seperenam harga dulu.”
Selain itu, posisi Desa Majatengah yang cukup tinggi, sekitar 800 mdpl, juga mengundang berbagai masalah. Curah hujan pada ketinggian ini melebihi kondisi ideal pertumbuhan kapulaga.
Masalah lain, hama serta penyakit yang menyerang tanaman kapulaga sangatlah merugikan. Para petani di Desa Majatengah belum memiliki protokol ataupun mekanisme pencegahan hama dan penyakit, dan tidak ada pengobatan bila tanaman kapulaga terserang.
Selama ini, petani hanya mencabut atau mengisolasi tanaman yang terserang agar tidak menyebarkan penyakit ataupun hama yang ada. Tentunya, tanaman kapulaga yang kurang sehat sangat memengaruhi produksi total kapulaga. (Chloe Tiara Marannu Siagian)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
Gak Bikin Jerawat Meradang! Ini 4 Micellar Water untuk Kulit Acne-Prone
-
Rekomendasi Produk Philips Terbaik Sepanjang Masa Berdasarkan Kategori
-
Lingkungan Kerja Nyaman Jadi Prioritas Baru Gen Z dan Milenial dalam Memilih Karier
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Novel Kereta 4.50 dari Paddington: Trik Pembunuhan di Luar Nalar
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax