/
Rabu, 30 November 2022 | 10:11 WIB
Mobil terbang Hyundai (Suara.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM, Uji coba mobil terbang akan dilakukan di IKN pada 2024 mendatang. Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Prof. Mohammed Ali Berawi mengatakan, Hyundai Motor Group menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama membangun ekosistem mobilitas cerdas Advanced Air Mobility (AAM) di Indonesia. 


Kerja sama yang dimaksud dalam rangka mengembangkan mobil terbang yang menjadi pertama kali di Indonesia. Konsep mobil terbang juga masih dalam pengembangan di dunia.

"Jadi ini udah ada tahap-tahapnya, steping-steping-nya mulai dari joint study, joint research, ini kita lakukan untuk artinya kita harapkan kita menjadi salah satu pusat pengembangannya," kata Prof. Ali.


Prof. Ali menjelaskan, mobil terbang yang berisi penumpang dan barang berfungsi untuk lebih mudah menjangkau daerah-daerah yang sulit dijangkau melalui jalan darat.


Untuk saat ini teknologi mobil terbang pun belum diproduksi secara massal dan masih butuh pengembangan. 

Ia berharap Indonesia menjadi pioner pengembangan mobil terbang ke depannya. 

"Membangun kota ini bukan untuk 2024, saya membangun kota untuk 2045, jadi teknologinya untuk itu. Sekarang kalau ngebayangin mobil terbang agak bingung, tapi 2035 sudah," katanya (Antara) 

Load More