/
Minggu, 11 Desember 2022 | 14:33 WIB
Suasana rumah di Kalideres, Jakarta. (Suara.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARATA - Penyidik Poda Metro Jaya mengumumkan hasil penyelidikan penyebab kematian empat orang dalam satu keluarga di Kalideres. Penyidik tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan atau kelaparan. Masing-masing anggota keluarga meninggal dengan penyakit kronis yang diderita. 

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan tidak ada orang di luar keluarga yang masuk ke dalam rumah lokasi tewasnya satu keluarga di Kalideres.

"Kesimpulan akhir, hasil penyelidikan lab forensik, absifor dan melibatkan berbagai akhli, tidak ditemukan peristiwa pidana. Tidak ditemukan motif, alasan kematian terhadap 4 orang entah itu karena suicide (bunuh diri) itu tidak ditemukan," ujar Hengki.

Kombes Pol Hengki Haryadi menambahkan, karena tidak ada peristiwa pidana pada kematian keluarga Kalideres, maka kasus ini dihentikan.

"Kematian di Kalideres ini adalah kematian wajar, dalam kondisi yang tidak wajar. Fenomena yang unik, pengalaman yang berarti jarang ditemukan kasus seperti ini," katanya.

Sementara Tim dokter forensik mengungkap penyebab kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat. Penyebab kematian satu keluarga di Kalideres diketahui setelah otopsi dan penelitian terhadap jenazah.

Penyebab kematian keluarga Kalideres disampaikan dua dokter forensik, yaitu dr Ade Firmansyah Sugiharto dari RSCM dan dr Asri M Pralebda dari RS Bhayangkara. Mereka menyampaikan hasil otopsi dalam konferensi pers gabungan yang digelar Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Kesimpulan tim dokter menyatakan penyebab kematian masing-masing anggota keluarga berbeda-beda. Rudianto yang meninggal pertama disebabkan karena penyakit saluran pencernaan akut. 

Reni yang meninggal setelah Rudianto disebabkan karena kelainan jaringan peyudara. Diduga Reni mengidap kanker Payudara. Ketiga Budianto, meninggal karena serangan jantung. Terakhir Dian yang meninggal karena gangguan saluran pernapasan kronis.

Baca Juga: Jadwal Misa Natal 2022 Malang dan Batu, Lengkap Klik di Sini!

Tim dokter juga mengungkap menemukan karbohidrat di jenazah Budianto dan Dian yang meninggal sekitar tiga hari sejak ditemukan. Ini menandakan mereka tidak meninggal karena kelaparan, sebab mereka masih sempat mengkonsumsi karbohidrat,entah itu nasi, roti, gandum atau sumber karbohidrat lain.

Dikabarkan sebelumnya, satu keluarga yang terdiri dari empat orang ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di sebuah rumah di Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat. Diketahui, tak ada pihak lain atau pelaku di luar para korban yang terlibat langsung dalam kematian tersebut.

Load More