Suara.com - Warga menyayangkan atas sikap keluarga Rudyanto Gunawan, yang tidak meminta bantuan jika sedang mengalami kesulitan. Terlebih mereka sekeluarga sakit hingga akhirnya tewas satu persatu di dalam rumah.
Rudyanto merupakan satu dari empat anggota keluarga yang tewas membusuk di Perumahan Citra 1 Extension, Blok AC/5 Kalideres, Jakarta Barat.
"Warga responnya rata-rata enggak menyangka aja, kenapa sakit kok enggak bilang, enggak minta bantuan dan lainnya," kata Ketua RT 007/015 Asiung, Sabtu (10/12/2022).
Asiung menyesalkan, sikap keluarga Rudyanto. Pasalnya, warga seakan tidak diberikan kesempatan untuk membantu keluarga yang sedang sakit tersebut.
"Sangat disayangkan, ya kalau itu sakit, ya minta tolong lah. Kita kan bertetangga, pasti ditolong, masa enggak ditolong," ungkap Asiung.
Sementara itu, Tio yang rumahnya berdampingan dengan Rudyanto, juga tidak menyangka jika Rudyanto dan Margaretha telah berbulan-bulan tewas namun masih ada di dalam rumah.
Selama itu, Tio mengaku tidak mendengar suara tangis keluarga meski kedua orang itu tewas lebih dulu dan masih ada di dalam rumah.
Suasana rumah tetangganya begitu hening. Padahal sebelumnya, Tio masih sering mendengar suara obrolan di rumah tersebut.
"Saya juga mengingat-ingat, kok tidak ada suara tangisan atau apa kalau memang dalam keadaan demikian," kata Tio.
Baca Juga: Apa Maksud Keluarga Kalideres Tewas Secara Wajar dalam Kondisi Tak Wajar?
Sebelumnya, Polda Metro Jaya merilis tentang penyebab kematian keluarga yang tewas membusuk di Kalideres.
Adapun keempat orang dalam satu keluarga itu yakni Rudyanto Gunawan, Reni Margaretha, Budyanto Gunawan, dan Dian.
Keempat orang tersebut tidak tewas bersamaan. Orang yang dikatakan tewas pertama yakni Rudyanto. Ia tewas akibat permasalahan saluran cerna.
Kemuduan Reni Margaretha yang disebut, tewas karena kanker payudara. Lalu Budyanto akibat serangan jantung dan terakhir Dian disebabkan oleh gangguan pernapasan.
Berita Terkait
-
Misteri Kasus Kalideres Terungkap, Kematian Empat Anggota Keluarga karena Hal Wajar, Begini Urutannya
-
Apa Itu Klentingan yang Ditemukan di Rumah Satu Keluarga Tewas di Kalideres?
-
Fakta Baru Sekeluarga Tewas di Kalideres: Temuan Klentingan, Polisi Klaim Kantongi Penyebab Kematian
-
Misteri Klentingan Ditemukan di Rumah Keluarga Tewas Kalideres, Buat Ritual?
-
Update Terkini Sekeluarga Tewas Di Kalideres: Banyak Misteri Terungkap, Polisi Temukan Penyebab Kematian
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Pesepeda Luka Kepala Ditabrak Mobil Listrik di Jalan Sudirman
-
Puncak Musim Hujan, BMKG Minta Warga DIY Waspadai Banjir dan Longsor
-
Demokrat Nilai Langkah Hukum SBY Jadi Pendidikan Politik Lawan Disinformasi
-
Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana
-
Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Kemen PPPA Pastikan Hak dan Pendidikan Anak Tetap Terpenuhi
-
Reklamasi Terintegrasi, Wujud Komitmen Praktik Pertambangan yang Bertanggung Jawab
-
Mendagri Minta Kepala Daerah Optimalkan Peran Keuchik Percepat Pendataan Kerusakan Hunian Pascabenca
-
Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob
-
Jakarta Diprediksi Hujan Sepanjang Hari Ini, Terutama Bagian Selatan dan Timur
-
Revisi UU Sisdiknas Digodok, DPR Tekankan Integrasi Nilai Budaya dalam Pendidikan