PURWOKERTO.SUARA.COM – Upaya peningkatan kesadaran akan berbagai hal yang berkaitan dengan depresi manjadi satu dari banyak diskursus yang diangkat diberbagai platform media saat ini.
Bahkan tidak sedikit pendapat tentang depresi merupakan salah satu langkah pertama untuk mendapat pertolongan yang dibutuhkan.
dr. Eva Suryani, Sp.KJ Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia menyebut kondisi penderita gangguan kesehatan jiwa, termasuk depresi, jika tidak segera ditangani maka akan menjadi buruk. Depresi itu seperti samudera biru yang dalam.
Menurut Eva, orang dengan depresi sering merasa seperti tenggelam di bawah ombak. Depresi juga datang pada berbagai tingkat kedalaman; semakin dalam depresinya, semakin gelap warnanya. Oleh karenanya orang harus menyadari bahwa memahami kondisi dan gejalanya dapat membantu pasien.
“Ketidakseimbangan kimia dapat menyebabkan depresi, namun depresi dapat dikelola dan diobati oleh tenaga kesehatan profesional,” kata dr. Eva dikutip Antara, Senin (12/12/2022).
Bahkan negara-negara Asia Tenggara memiliki prioritas rendah terhadap kesehatan jiwa. Di kawasan ini, depresi juga tidak dipahami secara baik, sehingga stigma dan kesadaran yang rendah bisa menghambat dalam proses pengobatan. Dampaknya pasien terus merasa frustasi dan tidak berdaya.
Hasil data pada 2018 Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) di Indonesia menunjukkan lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan jiwa emosional, dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih 15 tahun mengalami depresi.
Johnson & Johnson dari perusahaan kesehatan dan gaya hidup sempat menggelar edukasi tentang depresi yang berjudul “#MoreThanBlue” untuk meningkatnya kesadaran terhadap depresi dan pentingnya mencari pengobatan.
Pada fase awal kampanye ini, Johnson & Johnson Indonesia memperkenalkan karakter Alex yang dikembangkan oleh Janssen perusahaan farmasi dari Johnson & Johnson.
Baca Juga: Pengguna IPhone Perlu Bayar Lebih Mahal untuk Langganan Twitter Blue
Perusahaan ingin menyebarkan edukasi tentang depresi melalui karakter dan cerita komik sehingga masyarakat umum dan generasi muda bisa belajar dan mengenal, dampaknya, serta tanda dan gejala untuk mengenali depresi.
Program ini mendorong orang untuk mendapatkan informasi (mengenali tanda-tanda depresi dan dampaknya), mendapatkan screening (menyadari bahwa mereka tidak sendirian dan dapat disembuhkan), dan mendapatkan bantuan (berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional dan menerima perawatan yang tepat).
“Kampanye #MoreThanBlue membahas masalah ini dan mendorong masyarakat untuk memahami penyebab, gejala, dan mendapatkan bantuan yang sangat dibutuhkan dari para ahli,” ujar Devy Yheanne Country Leader of Communications & Public Affairs for Johnson & Johnson Pharmaceutical in Indonesia & Malaysia.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan