PURWOKERTO.SUARA.COM – Persiapan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 terus dilakukan berbagai pihak. Bahkan wilayah-wilayah yang menggantungkan pendapatan daerahnya melalui ceruk kunjungan wisata para pengunjung juga bersiap.
Tidak terkecuali Pemkab Banyumas yang juga melakukan berbagai upaya guna memaksimalkan kunjungan wisatawan di libur Nataru ini. Sebab setelah hiatus selama dua tahun lantaran pandemic membuat berbagai wisata tidak sabar untuk kembali bergeliat setelah izin perjalanan dipermudah.
Hal inilah yang ditangkap Pemkab Banyumas melalui Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar). Bahkan guna memaksimalkan hal tersebut beragam skenario pengamanan di sejumlah objek wisata saat momentum libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
"Kami sudah siapkan rencana untuk membentuk 32 pos pengamanan gabungan yang melibatkan 132 personel dari unsur Pemkab Banyumas, TNI, dan Polri," kata Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Kabupaten Banyumas Wardoyo dikutip Antara. Kamis. (15/12/2022).
Menurut dia, 32 pos pengamanan gabungan itu akan dibentuk di setiap objek wisata yang ada di Banyumas maupun persimpangan jalan menuju objek wisata guna mengantisipasi kemacetan.
Ia mengakui sebagian besar pos pengamanan gabungan berada di Kecamatan Baturraden karena di wilayah tersebut banyak terdapat objek wisata.
"Pos pengamanan gabungan ini akan melaksanakan kegiatan saat libur Natal pada tanggal 24-25 Desember 2022 dan liburan Tahun Baru pada tanggal 31 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023," jelasnya.
Selain untuk mengantisipasi kemacetan, kata dia, pembentukan pos pengamanan gabungan tersebut juga dalam rangka memberikan kenyamanan bagi pengunjung objek wisata serta meminimalisasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan termasuk kecelakaan.
Ia mengharapkan kondisi cuaca pada masa liburan Natal dan Tahun Baru cerah, sehingga jumlah pengunjung objek wisata di Banyumas bisa maksimal.
Baca Juga: Lima Pelajar Mengalami Luka-luka Saat Bus Milik SMK di Semarang Terlibat Laka Tunggal
Wardoyo mencontohkan jumlah pengunjung Lokawisata Baturraden saat liburan bisa mencapai 10.000 orang per hari, sedangkan di Taman Mas Kemambang berkisar 2.000-2.500 orang per hari.
"Semoga apa yang kita upayakan bisa memberikan pelayanan yang lebih baik dan bisa dinikmati," pungkasnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu
-
Kondisi Marc Marquez usai Terlempar ke Gravel di MotoGP Spanyol
-
Ronce Melati di Siraman Syifa Hadju Naik Daun, Didiet Maulana Persilakan Perajin untuk Duplikasi
-
Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan
-
Jadwal IBL 2026 Pekan ke-13: Dewa United Tantang Satria Muda di Bandung
-
Tes Manajer Koperasi Merah Putih Apa Saja Soalnya? Simak Bocoran Kisi-kisinya
-
Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43
-
Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram
-
Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump
-
Terungkap! 5 Fakta Mengerikan Kasus Kekerasan Berantai di Daycare Little Aresha Jogja