PURWOKERTO.SUARA.COM, PEMALANG - Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Krishna Murti membagikan kisah masa lalunya ketika berdinas sebagai Kapolsek Randudongkal, Polres Pemalang, Jawa Tengah. Ia berbagi melalui akun Instagram @krishnamurti_bg91.
Pada unggahan itu, Krishna membagikan foto dengan pose berdiri di depan Kantor Polsek Randudongkal. Ia tidak mengenakan baju seragam, melainkan baju biasa.
Dalam keterangan fotonya, Krishna menjadi Kapolsek Randudongkal pada tahun 199-1994. Saat itu usianya 23 tahun.
"Hampir semua warga Randudongkal saat itu tahu pak Kapolsek," ujarnya.
Ia mengisahkan saat menjabat Kapolsek Randudongkal, setiap hari ia berkeliling dari desa ke desa. Kadang ia keliling bersepeda, kadang motor, kadang dengan mobil Kijang Kotak.
"Tapi seringnya patroli jalan kaki dari pasar ke pasar," katanya.
Ia juga bercerita kebiasaan warga menggelar pengajian. Ia pun kerap ikut haul dan pengajian.
Warga juga sering datang untuk bertemu Kapolsek untuk sekadar ngobrol. Ada juga anak sekolah minta ditilang anggota hanya demi ketemu Bapak Kapolsek.
"Jadi polisi itu sederhana, senyum, sapa, salam dan mau mendengar warganya. Selalu responsif dalam melayani warga. Tulus, jangan ada pamrih dan yang terpenting harus tuntas dalam merespons permasalahan warga," ujarnya.
Baca Juga: Sensus Pertanian 2023: Menuju Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani
"Kalau sudah dilaksanakan itu semua, maka temanmu akan banyak. Karena banyak teman itu adalah rezeki yang sesungguhnya," ujar dia menambahkan.
Berita Terkait
-
Berita Duka, Seorang Anak Asal Pemalang Tewas Tenggelam di Kolam Renang di Purbalingga
-
Dicurigai Bom, Tas Mencurigakan Diletakkan OTK di Teras Rumah Warga Cipinang Muara Ternyata Berisi Pakaian
-
Program Jumat Barokah, Polsek Cengkareng Bagikan 1.000 Porsi Hidangan Gratis Bagi Pengemudi Ojek
-
Masih Diperiksa Polisi Setempat, 34 WNI Korban Penyekapan di Kamboja Belum Bisa Dipulangkan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan