PURWOKERTO.SUARA.COM – Perkembangan kuliner saat ini terus berbenah dengan berbagai bentuk olahan kudapan kuliner yang memanjakan lidah penikmatnya.
Namun tahukah kalian tidak semua kuliner yang dikira lezat ternyata berdampak sehat untuk tubuh kita. Sebab beberapa kuliner tersebut ternyata bisa berdampak dan mengancam kesehatan.
Hal itu disampaikan dr. Evi Sena, Spesialis Anak RS Bhakti Husada Krikilan Glenmore Kabupaten Banyuwangi merespon berkaitan konsumsi es krim hidrogen atau dikenal dengan sebutan ice smoke yang berbahaya untuk kesehatan.
Menurut dr. Evi, es krim hidrogen yang berbahan dasar liquid nitrogen sebenarnya untuk professional chef sering digunakan. Itupun dengan catatan harus dengan dapur yang sesuai standar.
“Inilah yang justru membahayakan jika dikonsumsi sembarangan,” katanya.
Pun begitu, lanjut, dr. Evi untuk dunia medis liquid nitrogen memang dikenal juga untuk membekukan berbagai hal. Mulai dari sampel penelitian yang harus disimpan dengan suhu sangat beku.
Sementara untuk fast freezing liquid nitrogen yang biasa digunakan, apa lagi untuk disajikan pada makanan yang langsung dikonsumsi tentu itu sangat berbahaya.
“Sebab liquid nitrogen bukanlah substansi yang aman untuk dimakan. Mengingat cairan nitrogen memiliki sifat untuk mendinginkan dengan cepat,” ujarnya.
dr. Evi mengakui saat anak mengkonsumsi akan ada sensai uap asap yang dingin dan bikin menarik. Namun hal itulah yang menjadi tanda bahaya bahwa nitrogen tidak boleh masuk ke pencernakan secara langsung.
Baca Juga: Kades se-Banyuwangi Bakal Turun Jalan Menyampaikan Aspirasi ke Jakarta, Ada Apa ?
Efeknya akan cukup banyak termasuk bisa menyebabkan iritasi pada lambung. Bahkan jika terhirup bisa mengurangi oksigen yang kita hirup sehingga bisa berbahaya pada tubuh manusia.
“Sehingga perlu pengawasan untuk penggunaannya secara bebas,” akunya.
Dia menambahkan untuk sensasi dingin liquid nitrogen bisa mencapai – 200 derajat C sehingga bisa menyebabkan luka trauma dingin serasa terbakar lantaran suhu yang langsung kena kulit terlalu rendah.
Suhu aman untuk bisa dikonsumsi manusia, di suhu 16 – 6 derajat C Sebab jika terlalu dingin akan langsung terjadi luka bakar lantaran suhu yang terlalu dingin saat dikonsumsi.***
Berita Terkait
-
Libur Tahun Baru di Kendal ? Tiga Kuliner Khas Ini Wajib Kalian Coba
-
Mau Libur Tahun Baru di Bali ? Tiga Rekomendasi Kuliner Ini Wajib Dicoba saat ke Pulau Dewata
-
Berkunjung ke Desa Wisata Terbaik Jateng Pekunden Banyumas, Ada Kampung Nopia dan Mino
-
Festival Kuliner Purbalingga Dibuka Hari Ini, Lokasi di Jalan Lingkar GOR Goentoer
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Lenovo Bawa Solusi AI End-to-End ke Indonesia, Siap Percepat Transformasi Digital Perusahaan
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader
-
OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif
-
4 Rekomendasi Serum Retinal Lokal untuk Kerutan Dalam, Hasil Lebih Cepat dari Retinol
-
Nyamar Jadi Lia di Telegram, Guru SMK di Kediri Cabuli Siswa Sendiri
-
Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai
-
Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif
-
3 Ciri Kulit Tidak Cocok Sunscreen, Lengkap Rekomendasi Produknya dari Ahli Kecantikan
-
Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius