PURWOKERTO.SUARA.COM – Aksi Kepala Desa seluruh Kabupaten Banyuwangi untuk turun berdemo di Jakarta guna melakukan tuntutan untuk revisi Undang-Undang Desa No 6 Tahun 2014 di Senayan Jakarta akan terlaksana dalam beberapa waktu ini.
Murai, Ketua DPC Papdesi Kabupaten Banyuwangi mengatakan akan ada 189 Kepala Desa dari 24 Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi siap turun kejalan melaksanakan demo pada Selasa mendatang (17/01/2023).
Para rombongan tersebut akan berangkat pada 15 Januari 2023 dari Banyuwangi. Rencananya kegiatan tersebut seluruh kades yang tergabung dalam Papdesi, Askab dan Forum Silahturohmi kumpul bareng untuk menggelar aksi demo tuntut ke Pemerintah agara merevisi aturan itu.
“Semuanya akan berangkat untuk menyampaikan aspirasi,” katanya.
Sementara itu riyono Ketua Forum Silahturahmi Kepala Desa Banyuwangi menjelaskan keberangkatan para Kepala Desa Di Banyuwangi bertujuan untuk menyuarakan Revisi UU Desa No 6 tahun 2014, Pasal 39 ayat (1).
Ia menerangkan Undang Undang Desa No 6 tahun 2014, pasal 39 di ayat 1 agara seger direvisi yaitu Kepala Desa menjabat 9 tahun bukan lagi 6 tahun.
“Aturan ini terasa memberatkan kami di akar rumput,” ujarnya
Sebab pada Undang Undang Desa No 6 tahun 2014, pasal 39 ayat 1 dan 2 menjelaskan Kepala Desa memegang jabatan selama 6 (enam) tahun terhitung sejak tanggal pelantikan.
Sedangkan Kepala Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat menjabat paling banyak 3 (tiga) kali masa jabatan secara berturut-turut atau tidak secara berturut-turut.***
Berita Terkait
-
Memasuki Tahap Akhir Persidangan, Masa Penahanan Ferdy Sambo Dkk Diperpanjang 30 Hari
-
Pakar Hukum Unsoed Sebut Penegakan Kasus Tahun Ini Bakal Banyak Tantangan
-
Pantai Plengkung, Rekomendasi Wisata Surfing di Banyuwangi yang Wajib Dikunjungi
-
Terungkap CCTV Pemuda di Sragen Maling Uang Kotak Amal Masjid Ash Shohabah
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial