PURWOKERTO.SUARA.COM – Penegakan untuk penanganan kasus korupsi di Indoenesia terus dilakukan bahkan hal tersebut selalu menjadi perhatian berbagai lembaga.
Bahkan Presiden Joko Widodo menegaskan proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selalu berdasarkan fakta dan bukti-bukti. Sehingga, KPK tidak boleh ragu menindak siapa pun yang terindikasi terlibat tindak pidana korupsi.
Pernyataan itu disampaikan Presiden Merespons penangkapan Lukas Enembe Gubernur Papua yang berstatus tersangka penerima suap. “Saya kira kalau KPK menangkap itu pasti sudah punya fakta, barang bukti yang ada itu pasti,” ujarnya dikutip laman resmi kepresidenan. Selasa, (10/09/2023).
Lebih lanjut, Jokowi menegaskan setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum. Maka dari itu, semua pihak harus menghormati aturan dan proses hukum yang berlaku.
“Ya, semua sama di mata hukum, itu kan proses penegakkan hukum yang harus kita hormati,” katanya.
Seperti diketahui, Tim KPK, hari ini menangkap Lukas Enembe Gubernur Papua di sebuah restoran Distrik Abepura, Jayapura, sekitar pukul 11.00 WIT.
Sesudah digelandang ke Mako Brimob Kotaraja, tersangka dibawa ke Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, lalu diterbangkan ke Jakarta dengan pesawat Trigana Air.
Nantinya, Lukas Enembe akan menjalani pemeriksaan dalam proses penyidikan di Kantor KPK, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Sebelumnya, KPK mengumumkan Lukas Enembe terindikasi menerima suap Rp1 miliar dari Rijatono Lakka Direktur PT Tabi Bangun Papua pemenang lelang proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.***
Baca Juga: Penjelasan Ilmiah soal Munculnya Pulau Baru Pasca Gempa Maluku
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
7 Perbedaan Oppo Find N6 vs Samsung Galaxy Z Fold 7, Mana Smartphone Lipat Paling Layak Dipilih?
-
Viral Pegawai Loket PN Jakpus Sibuk Main Game Saat Tugas Pelayanan
-
Open House Istana Diserbu Warga, Antre Halal Bihalal dengan Presiden Prabowo
-
Open House Istana Diserbu Warga, Antre Halal Bihalal dengan Presiden Prabowo
-
John Wick Chapter 3 - Parabellum: Nyawa Keanu Reeves Jadi Buruan, Malam Ini di Trans TV
-
Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS
-
Mengapa Opor Ayam Selalu Ada saat Lebaran? Ini Sejarah dan Makna Simbolisnya
-
UU Pensiun Pejabat 1980: Aturan 'Jadul' yang Membebani APBN Masa Kini
-
Promo Lebaran di Indomaret: Diskon hingga 50 Persen, Berlaku sampai 1 April 2026
-
Apakah 3 Butir Nastar Sama dengan Sepiring Nasi? Ini Faktanya