PUURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Inspektorat mulai melakukan pemeriksaan bagi seluruh pengguna anggaran baik itu, OPD, kecamatan, kelurahan, BUMD, desa termasuk di dalamnya sekolah negeri, dan puskesmas.
Menurut Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, pemeriksaan ini dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih. Hal ini sesuai dengan visi misi Bupati yang pertama, yakni Peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik melalui pelayanan birokrasi yang responsif serta penerapan e-gov dan open-gov terintegrasi.
"Tahun ini kita lakukan pemeriksaan secara serentak keseluruhan untuk pengguna anggaran, baik itu OPD, kecamatan, kelurahan, BUMD, desa, sekolah negeri, sampai puskesmas.
Pemeriksaan ini kata Bupati, untuk mengetahui instansi atau lembaga pemerintahan ini sehat atau tidak. Baik dalam hal pengelolaan anggaran, manajerial, dan juga program kerja.
"Jangan sampai ketika ada yang pensiun, justru malah ditemukan masalah, makanya laksanakan betul tata aturannya," ujarnya.
Pihaknya meminta seluruh instansi atau lembaga pemerintahan agar tidak khawatir dengan adanya pengawasan ini. Sebab, bila ditemukan kesalahan administrasi atau ada temuan kekurangan, misalnya dalam hal pembayaran pajak dan lainnya, maka diberi kesempatan untuk memperbaiki, atau melengkapi kekurangan.
"Jadi ada batas waktu yang kita berikan dalam pengawasan ini untuk melengkapi, misalnya ada kesalahan administrasi, atau kekurangan dalam bayar pajak, atau volume pekerjaan. Kalau sampai batas waktu tidak diindahkan, baru bisa dibawa ke penegak hukum," terangnya.
Sementara itu, Plt Inspektur Kebumen Amin Rahmanurasjid menambahkan, untuk pemeriksaan di pemerintah desa meliputi kelembagaan desa, pengelolaan Dana Desa, Apbdes, dan program kerja. Dalam satu bulan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan seluruh desa di dua kecamatan.
"Sehingga tahun ini kita targetkan 449 dapat dilakukan pemeriksaan semua desa di Kabupaten Kebumen. Pemeriksaan ini dilakukan dengan sinergi dengan pengawas dan pembinaan yang dilakukan oleh Camat. Camat akan melakukan pembinaan dengan memeriksa kelengkapan administrasi kelembagaan dan pengelolaan keuangan desa," ucapnya.
Baca Juga: Alasan PSSI Hentikan Kompetisi Liga 2 dan Liga 3, Ada Permintaan Klub
Kesalahan yang sering ditemukan kata Amin, berkaitan dengan pembayaran pajak yang masih kurang, kesalahan dan kurang lengkap administrasi, pajak yang belum dibayar dan kekurangan volume pekerjaan. Persoalan ini juga kerap sama ditemukan di instansi atau lembaga pemerintahan yang lain, baik OPD, maupun kecamatan.
"Insya Allah kita juga menargetkan pemeriksaan bagi seluruh penggunna anggaran di Kabupaten Kebumen tahun ini bisa diselesaikan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor