Sementara, Sekretaris Yayasan El Bayan sekaligus Humas Yayasan Nurjalin, H Maslan Durori menyayangkan insiden penyerangan ini. Dia meminta seluruh pihak untuk lebih ketat mengawasi siswanya. Sebab, penyerangan terjadi pada saat jam belajar.
“Ini terjadi pada jam-jam belajar. Kenapa siswa sebegitu banyak bisa keluar dari sekolah dan menyerang ke sekolah lain?,” ucap Maslan.
Maslan mendesak agar segera dilakukan penanganan yang tepat oleh seluruh pihak. Dia juga menekankan pentingnya komunikasi antarsekolah agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.
Yayasan El Bayan dan Nurjalin berada dalam pengelolaan yang sama dengan SMK dan menaungi pondok pesantren dan sejumlah lembaga pendidikan hingga perguruan tinggi. Selain SMK Komputama Jeruklegi, ada pula SMK Komputama Majenang dan Pesahangan.***
Berita Terkait
-
Duh! Namanya Dicatut di Surat Palsu Penundaan Liga 2, CEO PSCS: Itu Bukan Tanda Tangan Saya
-
Siswa SMP di Cilacap Tewas Tertimpa Pohon Tumbang, Evaluasi Pohon Peneduh Rentan Roboh
-
Pamit Berburu Burung, Warga Brebes Ditemukan Tewas Misterius di Tengah Hutan
-
Awas! Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter Diprediksi Terjadi di Samudra Hindia Seletan Jawa Tengah
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo
-
Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi
-
Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian
-
Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan
-
Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?
-
BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing