/
Rabu, 28 Desember 2022 | 11:16 WIB
Tim Basarnas Cilacap mengevakuasi korban yang ditemukan meninggal di hutan Wanatirta, Paguyangan, Brebes,Sabtu 27 Desember 2022. (Dokumentasi Basarnas Cilacap)


PURWOKERTO.SUARA.COM, BREBES - Entah kenapa Khalimi terpanggil untuk berburu burung di hutan Desa Wanatirta, Minggu 25 Desember 2022. Panggilan inilah yang kemudian menjadi awal dari akhir hidupnya. 

Pria 50 tahun dari Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes ini melangkah menembus hutan untuk mencari burung liar di hutan. Namun hingga senja nyaris tiba, Khalimi tak kunjung pulang.

Keluarga di rumah semakin cemas ketika malam menjelang, Kalimi tak juga kembali. Maka melaporlah mereka ke otoritas terdekat di desa. Laporan ini kemudian sampai ke Basarnas Cilacap.

Diterjunkanlah tim pencari yang terdiri atas unsur gabungan aparat dan masyarakat. Hari pertama menyisir hutan tak berhasil menemukan Khalimi.

Memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Khalimi. Ditemukan sejauh 1.2 Kilometer ke arah Timur laut dari LKK pada koordinat 7°18'1.367'' S 109°4'10.571'' T tepatnya di tepi Sungai Curug Ireng. 

“Korban dapat ditemukan pada Selasa (27/12) Pukul 11.20 Wib dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya pada pukul 11.40 WIB korban di evakuasi menuju RSUD Bumiayu,” ujar Adah Sudarsa, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap.

Sejak Selasa pagi operasi pencarian dilakukan Tim SAR Gabungan. Unsur SAR gabungan yang terlibat di antaranya Basarnas USS Banyumas, BPBD Upt Brebes, Polsek Paguyangan, Koramil Paguyangan, Wipala, Relawan Gunung Slamet, Pemuda Pancasila, Linmas, Mahapala Bumi, Pakujati Rescue, RAPI, Keluarga dan Masyarakat setempat.

Tim dibagi dua kelompok. Dua tim ini masing-masing menyisir sejauh 2 Kilometer ke arah utara dan timur dari lokasi kejadian.

“Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Terima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang telah melaksanakan operasi pencarian dengan maksimal. Selanjutnya unsur SAR yang terlibat dapat kembali ke kesatuannya masing-masing,” katanya.

Baca Juga: Aksi Kotor Doan Van Hau, Pernah Hancurkan Kaki Evan Dimas sebelum Sikut Pemain Malaysia di Piala AFF 2022

Load More