PURWOKERTO.SUARA.COM, BREBES - Entah kenapa Khalimi terpanggil untuk berburu burung di hutan Desa Wanatirta, Minggu 25 Desember 2022. Panggilan inilah yang kemudian menjadi awal dari akhir hidupnya.
Pria 50 tahun dari Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes ini melangkah menembus hutan untuk mencari burung liar di hutan. Namun hingga senja nyaris tiba, Khalimi tak kunjung pulang.
Keluarga di rumah semakin cemas ketika malam menjelang, Kalimi tak juga kembali. Maka melaporlah mereka ke otoritas terdekat di desa. Laporan ini kemudian sampai ke Basarnas Cilacap.
Diterjunkanlah tim pencari yang terdiri atas unsur gabungan aparat dan masyarakat. Hari pertama menyisir hutan tak berhasil menemukan Khalimi.
Memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Khalimi. Ditemukan sejauh 1.2 Kilometer ke arah Timur laut dari LKK pada koordinat 7°18'1.367'' S 109°4'10.571'' T tepatnya di tepi Sungai Curug Ireng.
“Korban dapat ditemukan pada Selasa (27/12) Pukul 11.20 Wib dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya pada pukul 11.40 WIB korban di evakuasi menuju RSUD Bumiayu,” ujar Adah Sudarsa, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap.
Sejak Selasa pagi operasi pencarian dilakukan Tim SAR Gabungan. Unsur SAR gabungan yang terlibat di antaranya Basarnas USS Banyumas, BPBD Upt Brebes, Polsek Paguyangan, Koramil Paguyangan, Wipala, Relawan Gunung Slamet, Pemuda Pancasila, Linmas, Mahapala Bumi, Pakujati Rescue, RAPI, Keluarga dan Masyarakat setempat.
Tim dibagi dua kelompok. Dua tim ini masing-masing menyisir sejauh 2 Kilometer ke arah utara dan timur dari lokasi kejadian.
“Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Terima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang telah melaksanakan operasi pencarian dengan maksimal. Selanjutnya unsur SAR yang terlibat dapat kembali ke kesatuannya masing-masing,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cinta Terbentur Visa: Pria Singapura yang Jadi Petani di Tanggamus Kini Terancam Deportasi
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Perempuan Harus Terus Membuktikan Diri: Tanda Emansipasi Setengah Jalan?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta