PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Bawaslu Kabupaten Banyumas masih membutuhkan pendaftar Panwaslu Desa. Sebab, hingga hari terakhir pendaftaran masih ada 37 desa dari 11 kecamatan yang masih butuh pendaftar untuk memenuhi kuota minimal.
Hari ini, Kamis (26/1/2023) adalah hari terakhir perpanjangan pendaftaran rekrutmen Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Desa.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Bawaslu Purbalingga, Setiawati mengatakan, Bawaslu memperpanjang pendaftaran Panwaslu Desa dari 24 hingga 26 Januari 2023.
Setiawati mengatakan, ada 37 desa di 11 kecamatan belum memenuhi skema pendaftaran yang ideal yaitu dua kali kebutuhan dari jumlah yang akan diterima. Sebagai informasi, setiap Desa akan digawangi oleh satu orang Panwaslu Desa sehingga kebutuhan pendaftar haruslah dua orang pendaftar dan minimal harus ada satu perempuan yang mendaftar.
"Ada yang memang belum dua kali kebutuhan, ada yang belum ada pendaftar perempuan sehingga diperpanjang hingga hari ini," katanya.
Sebanyak 11 kecamatan yang masa pendaftarannya diperpanjang antara lain Kemangkon, Bukateja, Kejobong, Mrebet, Rembang, Bobotsari, Karangreja, Kaligondang, Karanganyar, Kalimanah dan Kutasari.
Sedangkan tujuh kecamatan yang telah memenuhi dan siap untuk tahapan seleksi selanjutnya adalah Purbalingga, Karangmoncol, Karangjambu, Bojongsari, Pengadegan, Padamara dan Kertanegara.
"Selanjutnya akan ada pemeriksaan berkas, wawancara dan kemudian tanggal 4 Februari akan diumumkan. Tanggal 5 atau 6 Februari akan dilakukan pelantikan sekaligus pembekalan tentang tugas dan kewenangan apa saja yang bisa mereka lakukan," ujarnya.
Setelah dilantik, tugas sudah menanti yaitu misalnya mengawasi tahapan Pemilu di tingkat Desa seperti Coklit (Pencocokan dan Penelitian) Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Baca Juga: Prediksi Real Madrid vs Atletico Madrid di Copa del Rey: Preview, Susunan Pemain, Skor
Berita Terkait
-
Longsor Susulan Mengancam Warga Gunungwuled di Purbalingga, Jalan Desa Tertutup Longsoran Tanah
-
Polres Purbalingga Tangkap Kakak Beradik yang Kompak Edarkan Obat Berbahaya, Ribuan Pil Disita
-
Surga Durian Purbalingga, Pecinta Durian Wajib Tahu
-
Dari Desa di Pinggiran Purbalingga, Lukisan Doodle Karya Fahmi DNR Mendunia
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Pakai Baju Oranye dan Tangan Terikat, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
-
Sensus Ekonomi 2026 untuk Apa? Ini Alasan Pemerintah Mendata Semua Jenis Usaha
-
Rupiah Melemah, Perajin handicraft Temanggung Cari Peluang di Pasar Global
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Deddy Sitorus PDIP Semprot NasDem dan Demokrat: Fokus Urus Partai Sendiri yang Sedang Digerogoti!
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Mobil Mesin V6 Harga Mulai 30 Jutaan: Ini yang Harus Diketahui sebelum Bawa Pulang Mitsubishi Galant
-
5 Drakor Office Romance yang Wajib Ditonton, Ada See You at Work Tomorrow!
-
PSI Disebut Tarik Kader dari Partai Lain, Pengamat Singgung Krisis Figur