PURWOKERTO.SUARA.COM – Komite Urusan Luar Negeri DPR Amerika Serikat berencana mengadakan pemungutan suara untuk Rancangan Undang-Undang (RUU) perihal pemblokiran penggunaan aplikasi media sosial asal China, TikTok.
“Kekhawatirannya adalah bahwa aplikasi ini memungkinkan pemerintah China mengakses telepon kami lewat pintu belakang,” kata Michael McCaul Ketua Komite Urusan Luar Negeri DPR Amerika Serikat dikutip Antara, Sabtu (28/1/2023)
Sebelumnya, pada tahun 2020, Presiden Donald Trump berusaha memblokir pengguna baru untuk mengunduh TikTok dan melarang transaksi lainnya yang akan secara efektif memblokir penggunaan aplikasi tersebut di Amerika Serikat. Namun, upaya tersebut kalah di pengadilan.
Pada Juni 2021, di bawah pemerintahan Joe Biden, upaya tersebut resmi dibatalkan. Kemudian pada Desember, Marco Rubio Senator Republik meluncurkan undang-undang bipartisan.
Atuan itu untuk melarang TikTok, yang juga akan memblokir semua transaksi dari perusahaan media sosial mana pun yang berada di bawah pengaruh China dan Rusia.
Namun, pengesahan larangan aplikasi video pendek itu akan menghadapi tantangan di Kongres dan membutuhkan setidaknya 60 suara di Senat.
Di sisi lain, selama tiga tahun, TikTok yang kini telah memiliki lebih dari 100 juta pengguna di AS telah berusaha meyakinkan pemerintah negara tersebut bahwa data pribadi pengguna AS tidak dapat diakses siapapun.
Konten para pengguna juga tidak dapat dimanipulasi oleh Partai Komunis China atau siapapun yang berada di bawah pengaruh Beijing. Karine Jean-Pierre sekretaris pers Gedung Putih menolak mengomentari RUU tersebut.
“Ini sedang ditinjau oleh CFIUS jadi saya tidak akan merincinya,” kata Jean-Pierre.
Baca Juga: Sedang Berlangsung, Link Streaming Girona vs Barcelona : La Liga Spanyol Pekan ke 19
Bulan lalu, Biden menandatangani undang-undang yang mencakup larangan pegawai federal menggunakan atau mengunduh TikTok di perangkat milik pemerintah. Lebih dari 25 negara bagian AS juga telah melarang penggunaan TikTok pada perangkat milik negara.
Namun untuk pengguna di Indonesia jangan khawatir, sebab hingga saat ini pemerintah Indonesia belum ada wacana mengenai upaya pemblokiran aplikasi dari Negeri Tirai Bambu itu.***
Berita Terkait
-
Susul Jonatan Christie, All Indonesia Final Tersaji di Turnamen Indonesia Masters 2023
-
Daftar 30 Pemain Peserta TC Persiapan Piala AFC U-20, Shin Tae-yong Panggil Nama-nama Baru
-
Tidak Hanya dari PSIS Semarang, Tiga Pemain Persib Bandung Ini juga Masuk List TC AFC U-20 : Siapa Saja ?
-
Brandon Scheunemann Pemain Anyar PSIS Semarang, Masuk 30 Pemain untuk TC AFC U-20 2023, Cek Nama Lainnya di Sini
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Sinopsis Reminders of Him, Perjuangan Ibu Bertemu Anaknya Setelah 7 Tahun Dipenjara
-
Contoh Surat Izin Mudik Lebaran untuk Karyawan: Format Resmi dan Cara Membuatnya
-
CEK FAKTA: Serangan Iran Bikin Warga Israel Berlarian di Bandara Ben Gurion, Benarkah?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Laporan Keterangan Palsu di Sidang Hanya Bisa Lewat Hakim
-
Beri Ucapan Selamat Ultah ke-12, Rocky Gerung: Suara.com Selalu Memperlihatkan Kecerdasan
-
Jelang Bentrok Liga Champions, PSG Goda Bintang Chelsea Enzo Fernandez
-
Mau Mudik Anti-Mainstream Pakai Sonet? Cek Harga Mobil Kia per Maret 2026
-
Kapan WFA Lebaran 2026 untuk Pekerja Swasta? Ini Jadwalnya Menurut Surat Edaran Kemnaker
-
70% Perempuan Alami Kekerasan di Tempat Kerja, Ini Saatnya Benahi Sistem
-
Suami yang Hobi Main Padel Rawan Digoda Ani-Ani