News / Nasional
Rabu, 10 Juni 2026 | 13:14 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman. (Suara.com/Novian)
Baca 10 detik
  • Kepala KSP Dudung Abdurachman mengklarifikasi keterlibatannya dalam kasus korupsi eks pimpinan Badan Gizi Nasional di Jakarta.
  • Dudung membantah tudingan kepemilikan dapur program MBGdan menegaskan hanya membantu menghubungkan pengurus pesantren dengan Dadan.
  • Dudung memastikan bahwa proses pembangunan dapur di pesantren tersebut hingga saat ini belum terlaksana sama sekali.

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, menyampaikan klarifikasi menyusul namanya yang terseret dalam kasus dugaan korupsi eks pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).

Dudung menjawab tudingan memiliki titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui bekas Kepala BGN Dadan Hindayana. Dudung memberikan penjelasan.

"Saya informasikan, jadi beberapa bulan yang lalu, mungkin tujuh, enam bulan yang lalu, saya kan dekat dengan pesantren. Ada pengurus-pengurus pesantren itu ada Abah Junaidi, ada Ustaz Iskandar, itu menyampaikan kepada saya bahwa ada program memang pesantren ya, untuk sebagai sasaran penerima manfaat," tutur Dudung di Kantor Staf Presiden, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (10/6/2026).

"Karena di pesantren itu kan ada santrinya empat ribu, ada yang lima ribu, sehingga bisa ditetapkan sebagai titik untuk dapurnya," katanya menambahkan.

Kepada Dudung, para pengurus pesantren tersebut minta dikenalkan dengan Dadan.

Dudung lantas menceritakan tentang keberadaan pesantren yang sudah siap secara administrasi untuk ikut melaksanakan program makan bergizi gratis (MBG).

"Nah, realisasinya tidak ada. Akhirnya saya sampaikan Pak Dadan, 'Oh silakan Pak nanti hubungi Pak Arif Nurahman staf saya'. Akhirnya silakanlah mereka berhubungan," kata Dudung.

"Mereka berhubungan saya sudah tidak mengerti apa-apa," sambung Dudung.

Dudung kemudian sebatas menanyakan perkembangan dari pelaksanana program MBG di pesantren tersebut.

Baca Juga: Nama AHY Dikaitkan Kasus BGN, Demokrat Tegaskan Itu Fitnah

Dudung menanyakan langsung kepada Dadan saat ia berkunjung ke Kantor Staf Presiden.

Petugas SPPG menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (jabarprov.go.id)

"Waktu Pak Dadan ke sini beberapa Minggu yang lalu, saya tanya Pak Dadan gimana itu? Rupanya sampai sekarang prosesnya pun belum selesai, bangunnya—dapurnya pun belum terbangun," kata dia.

"Saya tanya Abah Junaidi dan sebagainya. Cuma karena saya yang minta tolong kepada Pak Dadan itulah yang kemudian akhirnya bunyi seakan-akan Pak Dudung punya dapur," Dudung menambahkan.

Dudung justru mempersilakan pihak-pihak untuk mencari tahu dan mengecek langsung ihwal tudingan yang menyebut Dudung memiliki dapur MBG.

"Kalau Pak Dudung punya dapur, silakan cek, saya kasih hadiah nanti. Jadi enggak ada sama sekali saya punya dapur ya," kata Dudung.

Dudung menegaskan kembali pernyataan serupa.

"Sekali lagi ya, kalau ada yang menemukan dapurnya Pak Dudung, saya kasih hadiah," pungkasnya.

Load More