PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Polres Kebumen resmi menggelar Operasi Keselamatan Candi Tahun 2023 selama 14 hari ke depan, mulai Selasa, 7 - 20 Februari 2023. Operasi yang bertujuan menurunkan angka pelanggaran lalu lintas dibuka pada Selasa, 7 Februari 2023.
Operasi ditandai dengan pemasangan pita biru oleh Kapolres Kebumen, AKBP Burhanuddin kepada perwakilan personel Satuan Lalu Lintas.
Satlantas Polres Kebumen pada operasi ini akan menertibkan, bahkan menindak pelanggar lalu lintas. Sebab, kecelakaan kerap bermula dari pelanggan aturan lalu lintas. Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan disiplin dalam berlalulintas.
"Diharapkan dengan dilaksanakannya Operasi Keselamatan Candi Tahun 2023 ini, dapat meningkatkan kedisiplinan warga masyarakat dalam berlalu-lintas, menurunkan angka kecelakaan lalu-lintas dan pelanggaran lalu-lintas serta fatalitas korban kecelakaan lalu-lintas," kata AKBP Burhanuddin saat memimpin apel gelar di halaman Mapolres.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, data kejadian kecelakaan lalu-lintas pada tahun 2022 di Kabupaten Kebumen terjadi 907 perkara dengan korban meninggal 149 orang, 1.036 korban lainnya mengalami luka ringan, serta kerugian material Rp. 375.950.000.
Selanjutnya di awal tahun 2023, kasus kecelakaan lalu-lintas di Kebumen tercatat 86 perkara, dengan jumlah korban meninggal 14 orang, serta 103 korban lainnya mengalami luka ringan.
Melalui operasi ini, Polres Kebumen mengedepankan kegiatan preemtif 40 persen, preventif 40 persen, dan penegakan hukum 20 persen.
Operasi Keselamatan Candi Tahun 2023 sekaligus operasi cipta kondusif keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu-lintas menjelang perayaan Idul Fitri 1444 Hijriyah Tahun 2023.
Pada Operasi ini Polres Kebumen menerjunkan 80 personel gabungan, selanjutnya yang akan diperkuat oleh personel TNI serta Disperkimhub Kabupaten Kebumen. ***
Baca Juga: 5 Tips Menjaga Kebersihan Rumah saat Sibuk Bekerja, yuk Terapkan
Berita Terkait
-
Operasi Keselamatan Jaya 2023, Sebanyak 2.939 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Wow! Pelanggaran Lalu Lintas di Jawa Tengah Meningkat 1,068 Juta pada Tahun 2022
-
Masih Percaya Kebumen Kabupaten Termiskin? Warga Mampu Buat Ambengan Rp 5 Juta Saat Peringatan Isra Mi'raj
-
Sejarah Perlawanan NU Kebumen, Tolak Bayar Pajak dan Transfusi Darah ke Serdadu Belanda
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal
-
Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra
-
Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak
-
Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?
-
Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal