PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN- Bupati Kebumen Arif Sugiyanto turut menghadiri acara Rajaban di Masjid Baiturohim, Dukuh Kalikemong, Desa Wadasmalang, Kecamatan Karangsambung, Senin 6 Januari 2023. Kegiatan keagamaan tersebut juga turut dihadiri ribuan warga dari berbagai desa.
Bupati menyambut baik diselenggarakannya peringatan Isra Miraj atau Rajaban oleh warga setempat, di mana warga Wadasmalang sejak dulu punya tradisi memperingati Isra Miraj dengan membawa ambengan dengan jumlah banyak dan super jumbo.
"Alhamdulillah ini merupakan kearifan lokal yang baik yang masih terjaga di Wadasmalang. Ini yang patut kita syukuri dan terus kita lestarikan karena tradisi ambengan ini merupakan wujud keberkahan dan kemakmuran yang Allah berikan untuk warga Wasdamalang dan sekitarnya," ujar Bupati.
Melihat bentuk ambengan yang besar-besar berisi aneka macam makanan, jajanan serta ingkung ayam, menurut Bupati, sejatinya warga Kebumen biarpun hidup di pedesaan mereka sebenarnya serba kecukupan, dan tidak cocok disebut sebagai kabupaten termiskin.
"Kalau melihat ambengan segede gini, tingginya saja hampir dua meter setengah, apa ya masih pantas kita disebut sebagai kabupaten termiskin. Saya kira tidak lah! Tinggal diberikan pemahaman, seperti tadi saya nanya ke warga tadi pagi masak apa? Ada yang bilang kikil, daging, dan macam-macam," terang Bupati.
Bupati pun meminta masyarakat untuk bersikap jujur ketika ditanya oleh petugas survei dari pemerintah terkait kondisi perekonomiannya. "Jangan bilang setiap hari makannya sama tempe, padahal di rumah juga ternak ayam, ada ikan, kambing, sapi dll. Ya ini memang perlu ada pemahaman," terangnya.
Tradisi ambengan pada saat Rajaban di Wadasmalang memang tergolong unik. Setiap KK di sana wajib membuat ambengan dengan berbagai macam ukuran. Untuk satu ambeng ada yang sampai setinggi dua meter ambeng besar itu berisi senilai Rp 4-5 juta. Sedangkan ambeng kecil nilai barang di dalamnya Rp 300.000,- hingga Rp 500.000,-.
Tak tanggung-tanggung, keranjang itu hanya berisi nasi beserta lauk pauknya berupa ingkung ayam lengkap dengan buah-buahan. Satu paket besar juga berisi berbagai makanan dan minuman kemasan. Tak jarang ada yang berisi sembako, rokok hingga uang tunai.
Salah satu warga Kalikemong bernama Narkun (50) ikut membuat ambengan. Berbeda dengan lain, ia setiap tahun khusus selalu membuat ambengan jumbo dengan nilai 4-6 juta rupiah. Ambengan raksasa itu ia berikan khusus untuk Kiai atau ulama yang diundang saat kegiatan.
Baca Juga: Hadir di Puncak Acara Resepsi 1 Abad NU ? Cek Jalur Ini untuk Menghindari Simpul Kepadatannya
"Kalau saya buat selalu yang besar, paling besar khusus untuk Pak Kyai. Setiap tahun sudah rutin, kalau yang untuk Pak Kyai dari saya," ujar Narkun yang juga menjadi pengusaha klontong sukses di Jakarta.
Selain buat yang jumbo, Narkun juga membuat ambengan ukuran kecil untuk masyarakat sebanyak delapan kranjang. Semua ia niatkan untuk sodaqoh. Tidak mengharap timbal balik. "Saya niatkan sodaqoh, bukan bandulan. Kalau bandulan kan gantian, tahun depan saya yang dapat, tapi ini shadaqoh," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'