PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Ada yang berbeda dari kegiatan kerja bakti pembangunan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pengolahan Pasca Panen di Desa Matawana Kecamatan Pagentan, Banjarnegara, Minggu (12/2/2023).
Bukan pekerja atau tukang khusus yang mengerjakan proyek itu, melainkan para prajurit Banser di Kecamatan Pagentan.
Sebagai "polisi" nya NU, Barisan Serbaguna (Banser) biasa bertugas memberikan pengamanan pada kegiatan-kegiatan yang digelar warga NU.
Tak ayal, mereka selama ini kerap terlihat dalam kegiatan-kegiatan massa yang membutuhkan pengamanan, seperti pengajian atau kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Namun peran Banser ternyata lebih dari itu. Di Kecamatan Pagentan misalnya, para relawan Banser juga selalu siap dikerahkan untuk berbagai kegiatan sosial.
Seperti pagi ini, Minggu (12/2/2023), sekitar 80 relawan Banser dan Ansor NU dari berbagai desa di Kecamatan Pagentan semangat bergotong royong membangun gedung BLK Komunitas yang memasuki tahap finishing.
Mereka berbagi tugas untuk mengerjakan proyek yang ditarget selesai dalam waktu dekat ini.
"Jumlah anggota Banser-Ansor di Pagentan 400 an orang. Mereka selalu antusias membantu kegiatan sosial, " kata Ketua Dewan Penasehat PAC Ansor Pagentan Tahmid Riyadi, Minggu (12/2/2023).
Gedung ini merupakan bantuan dari Kemnaker RI untuk Kejuruan Pengolahan Hasil Panen. BLK komunitas akan memfasilitasi warga atau petani untuk berlatih mengolah hasil panen agar lebih bernilai jual.
Baca Juga: Mengenal Sosok Paul Partohap, Suami Gitasav Ternyata Seorang Dokter dan Musisi
Ini bukan lah kegiatan sosial pertama yang dilakukan Banser Pagentan. Para prajurit NU itu selalu terlibat dalam berbagai kegiatan sosial. Termasuk membantu penanganan dampak bencana.
Terlebih daerah Kecamatan Pagentan dan sekitarnya rawan bencana longsor sehingga menuntut kesigapan banyak relawan.
Pihaknya ingin menghilangkan kesan bahwa kader NU hanya berkutat mengurus pengajian, namun juga punya andil dalam pembangunan.
Keberadaan BLK Komunitas ini jelas punya arti penting bagi warga nahdliyin di Kecamatan Pagentan.
Sesuai fungsinya, BLK Komunitas berguna untuk meningkatkan kompetensi atau keterampilan masyarakat desa, khususnya warga nahdliyin.
Dengan keterampilan itu, muaranya, warga nahdliyin akan punya posisi tawar lebih untuk berkompetisi di dunia kerja maupun usaha.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Pembunuhan Sadis Juru Parkir di Malang: Sama-sama Minum Miras, Pelaku Marah Teman Wanita Digoda!
-
Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik
-
Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui
-
Membedah Peran Strategis Ekosistem LinkUMKM BRI dalam Mendukung UMKM Berkembang
-
Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Erupsi Gunung Marapi 26 Detik, Kolom Abu Tak Terlihat
-
Jung Woo dan Krystal Jung Bintangi Film Jjanggu, Tayang 22 April
-
Jakarta Lengang, Saleh Husin dan Pramono Anung Gowes 60 Km Bakar Lemak Usai Libur Lebaran
-
Bukan Rudal Iran, Anak Benjamin Netanyahu Jadi Target Pembunuhan Warga AS
-
Jawaban Hanung Bramantyo soal Kemungkinan Garap Film tentang Ani Yudhoyono