PURWOKERTO.SUARA.COM Bulan Rajab akan segera berakhir. Hari ini, 17 Februari 2023 merupakan Jumat terakhir bulan Rajab. Banyak sekali amalan yang dapat dilakukan di hari Jumat terakhir Rajab.
Jumat terakhir Rajab sekaligus menyambut bulan Syaban sebelum memasuki Ramadhan. Bebagai alaman dianjurkan untuk dikerjakan bagi umat Islam.
Berikut beberapa amalan Jumat terakhir bulan Rajab yang dapat dilakukan.
1. Membaca Surah Al Kahfi
Surah Al Kahfi merupakan bacaan Alquran yang dianjurkan dibaca setiap hari Jumat. Menjelang akhir bulan Rajab, membaca surah Al Kahfi menjadi salah satu amalan utama untuk dikerjakan.
Seperti diriwayatkan dalam hadis Al Hakim, barang siapa membaca surah Al Kahfi pada hari Jumat, niscaya Allah meneranginya dengan cahaya di antara dua Jumat. Imam Syafii dalam kitab Al Umm juga menyebutkan bahwa salah satu sunah di hari Jumat adalah membaca Al Kahfi.
2. Membaca Al Quran dan Berzikir
Setiap hari Jumat tertama di Jumat terakhir bulan Rajab menjadi waktu yang baik untuk membaca Alquran dan berzikir. Membaca Alquran tidak dibatasi pada surat tertentu, namun semua surat sama baiknya kendati ada keutamaan dalam membaca Al Kahfi.
Sepanjang Jumat menjadi waktu terbaik untuk membaca Alquran, berzikir, berdoa, serta berselawat kepada Nabi Muhammad.
Baca Juga: Doa Malam 27 Rajab, Dibaca Malam Ini
Dalam hadis yang diriwayatkan Abu Huraira tentang sabda Rasulullah mengenai mustajabnya berdoa di hari Jumat adalah sebagai berikut.
“Di dalam hari Jumat terdapat suatu saat, tidak sekali-kali seorang hamba muslim menjumpainya sedang ia dalam keadaan menunggu salatnya seraya meminta sesuatu kepada Allah Swt. melainkan Allah Swt. memberikan kepadanya apa yang ia minta. (Nabi Saw. bersabda demikian) seraya mengisyaratkan dengan tangannya menunjukkan makna sedikit."
3. Memperbanyak Sholawat kepada Rasul
Amalan yang dianjurkan dilakukan di Jumat terakhir bulan Rajab adalah berselawat kepada Rasul. Hadis yang diriwayatkan Abu Dawud, Rasulullah Saw pernah bersabda:
"Sesungguhnya termasuk hari kalian yang paling utama adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan dan diwafatkan. Pada hari itu pula terjadi tiupan sangkakala dan binasa (seluruh makhluk). Maka perbanyaklah sholawat untukku di hari itu. Sesungguhnya sholawat kalian ditunjukkan kepadaku."
Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana sholawat kami ditunjukkan pada Anda, saat Anda telah terkubur dalam tanah?" Nabi SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla mengharamkan tanah untuk memakan jasad para Nabi."
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Tangis Haru dan Doa Keluarga Iringi Keberangkatan 439 Jemaah Haji dari Palembang
-
PTBA dan BKMT Muara Enim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Kelas Kreasi Vol 7
-
Grand Final Proliga 2026: Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2
-
BRI Dukung Eksportir Muda Sumsel, Salurkan Pembiayaan di Sultan Muda Xpora Summit 2026
-
BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah
-
Dituduh Monopoli 750 Proyek Dapur MBG, Uya Kuya Akhirnya Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Niat Ambil Tutup Pipa yang Jatuh, Muhammad Irfan Malah Tersedot ke Dalam Aliran Irigasi
-
Tips Merawat Sepatu Branded agar Tidak Cepat Rusak karena Genangan Air Hujan di Jakarta
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Jalur Cikembar-Kiaradua Membara! Warga Protes Jalan Rusak 11 Km yang Tak Kunjung Diperbaiki