PURWOKERTO.SUARA.COM - Komunitas Omah Sambung bersama dengan warga di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menyiapkan mitigasi bencana di Kawasan Gunung Merapi.
Edo Setiawan Koordinator Omah Sambung Boyolali mengatakan, antisipasi dan mitigasi telah dimulai dalam kegiatan dialog bersama tim dan masyarakat Desa Stabelan dan Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah hingga Minggu (12/03/2023) malam.
Dia menjelaskan dialog warga itu membahas soal kesiapan masyarakat khususnya Desa Stabelan dan Tlogolele, untuk menghadapi bencana.
Melansir dari Antara, mitigasi bencana menjadi sangat penting dan merupakan konsentrasi dari program Omah Sambung, untuk membantu warga agar mengurasi resiko dari keadaan bencana, baik resiko kehilangan nyawa, harta benda, maupun ternak warga.
Omah Sambung merupakan komunitas warga yang didirikan Muchamad Nabil Haroen, untuk menyerap aspirasi sekaligus media pemberdayaan warga.
Jika melihat dalam beberapa bulan terakhir, Omah Sambung juga telah menggelar pelatihan tanggap bencana, bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana (Bapena) Pimpinan Pusat Pagar Nusa, yang diikuti oleh perwakilan warga dari Boyolali, Klaten, Sukoharjo dan Surakarta.
Edo mengatakan, warga meminta adanya pembangunan jembatan akses masuk ke Dukuh Stabelan, di mana warga dukuh Stabelan memerlukan jembatan yang memadai untuk digunakan warga.
“Apabila terjadi bencana seperti erupsi Gunung Merapi yang terjadi, jembatan tersebut dapat digunakan sebagai jalur evakuasi utama untuk warga Dukuh Stabelan yang jumlah warganya sekitar 165 kepala keluarga. Dukuh Stabelan merupakan dukuh yang jaraknya sekitar tiga kilometer dengan puncak Gunung Merapi,” jelasnya.
Edo menegaskan, komunitas secara intensif berkoordinasi dengan Gus Nabil Haroen sebagai anggota DPR RI serta beberapa pihak terkait.
Baca Juga: Lawan Burundi di FIFA Matchday, Begini Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia
Selain sebagai media penyambung aspirasi, Omah Sambung juga menyiapkan program-program pelatihan antisipasi bencana, SAR, penghijauan lingkungan, pelatihan UMKM dan pemberdayaan masyarakat setempat.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123