/
Senin, 13 Maret 2023 | 09:37 WIB
Tasdi bersama Mensos Risma. (Istimewa)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga periode 2016-2021, Tasdi, belakangan muncul kembali. Setelah disebut Megawati pada HUT PDI Perjuangan, Tasdi kini muncul di media setelah diangkat sebagai staf khusus Mentri Sosial, Tri Rismaharini.

Video Tasdi semeja dengan Risma sempat diunggah di akun instagram Erni, istri Tasdi. Dalam video itu, Risma memperkenalkan Tasdi kepada staf lainya.

Ini merupakan jabatan pertama Tasdi setelah mendekam di Lapas Kedungpane, Semarang. 
Seperti diketahui Tasdi dipenjara setelah OTT KPK dalam kasus suap proyek pembangunan Islamic Center di Purbalingga.

Tasdi divonis tujuh tahun dan denda Rp 300 juta oleh pengadilan Tipikor Semarang, pada Rabu (6/2/2019). 

Hakim meyakini Tasdi terbukti memenuhi unsur dalam Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 B Undang-undang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto Pasal 65 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Selain terbukti menerima suap, Tasdi juga dinilai terbukti menerima gratifikasi dari sejumlah pihak, mulai dari jajaran pejabat di Pemkab Purbalingga, pengusaha, hingga rekan partainya dalam kurun waktu tahun 2017-2018.

Dia terbukti menerima suap sebesar Rp 115 juta dari Hamdani Kosen, kontraktor yang membidik proyek pembangunan Islamic Center tahap II. 

Uang itu merupakan bagian dari commitment fee untuk memenangkan lelang proyek pembangunan PurbaIingga Islamic Center tahap II. Tasdi dijanjikan uang suap sebesar Rp 500 juta jika perusahaan Hamdani memenangkan lelang proyek Islamic Center.

Tasdi bebas bersyarat pada 7 September 2022. Dengan demikian, Tasdi menjalani empat tahun dari vonis tujuh tahun penjara. 

Baca Juga: Potret Wulan Guritno Pakai Bikini Bikin Heboh, Rebahan di Antara Kedua Kaki Sabda Ahessa

Setelah bebas, Tasdi lebih banyak meluangkan waktu untuk keluarga. Namun belakangan, Tasdi muncul sebagai staf khusus Mensos. Dikutip dari Kumparan, Tasdi memang menjadi staf khusus di Kemensos, namun ia belum menerima SK.

Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Sosial (Kemensos), Romal Uli Jaya Sinaga, menyebut Tasdi belum menerima SK resmi pengangkatan sebagai staf khusus Mensos Risma.

"Saya belum tahu. Sampai sekarang belum ada SK resmi pengangkatan beliau," ucap Romal dikutip dari Kumparan, Minggu (12/3/2023).

Ia mengatakan, saat ini Risma memiliki lima staf khusus. Kelima staf khusus Mensos Risma diangkat dengan SK resmi sebagai pejabat eselon I. 

"Saya belum bicara dengan Ibu (Risma), takutnya ada kebijakan khusus. Tapi secara resmi belum ada," ujarnya.

Meskipun demikian, pengangkatan Tasdi sebagai staf khusus membuktikan Tasdi masih punya pengaruh di partai. Bukan tidak mungkin Tasdi akan kembali berkiprah dalam perpolitikan di Purbalingga. Apalagi, pemilu 2024 sudah dekat. Jika benar, maka tensi politik di Purbalingga bakal makin panas.***

Load More