Bola / Bola Dunia
Jum'at, 12 Juni 2026 | 05:49 WIB
Julian Quinones (FIFA)
Baca 10 detik
  • Julian Quinones mencetak gol pertama Piala Dunia 2026 setelah memanfaatkan blunder lini pertahanan lawan.

  • Timnas Meksiko sukses mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 2-0 pada laga pembuka Grup A.

  • Pertandingan perdana di Estadio Azteca diwarnai oleh tiga kartu merah langsung dari wasit.

Suara.com - Striker Meksiko Julian Quinones sukses mengukir sejarah sebagai pencetak gol pertama pada gelaran akbar Piala Dunia 2026.

Aksi gemilang tersebut sekaligus membawa tim nasional Meksiko membungkam Afrika Selatan dengan skor meyakinkan 2-0.

Kemenangan manis El Tri di Estadio Azteca ini tidak diraih dengan drama yang biasa-biasa saja.

Pesepak bola Tim Nasional Meksiko Julian Quinones (atas) berselebrasi usai membobol gawang Tim Nasional Afrika Selatan dalam laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Kamis (11/6/2026). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/sgd]

Sang pengadil lapangan, Wilton Sampaio dari Brasil, terpaksa mengeluarkan tiga kartu merah langsung akibat tensi tinggi laga.

Tuan rumah langsung menghukum kelengahan lini belakang lawan sejak peluit pertama berbunyi nyaring.

Petaka bagi Afrika Selatan bermula dari blunder fatal saat mereka mencoba membangun serangan dari area pertahanan sendiri.

Kiper Ronwen Williams menyodorkan umpan pendek yang terlalu berisiko kepada sang gelandang, Sithole.

Sentuhan pertama Sithole yang buruk membuat gelandang lincah Meksiko, Erik Lira, berhasil merebut bola dengan cepat.

Lira langsung menyodorkan umpan matang kepada Quinones yang berdiri bebas tanpa kawalan berarti.

Baca Juga: Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS

Sambil membalikkan badan, Quinones melepaskan tembakan mendatar kaki kanan yang bersarang telak di dalam gawang lawan.

Bola liar hasil sepakannya meluncur mulus melewati kolong kaki Williams pada menit kesembilan pertandingan.

Torehan cepat ini menyamai catatan legendaris Philipp Lahm saat membobol gawang Kosta Rika pada edisi 2006 silam.

Afrika Selatan kian terpuruk setelah Sphephelo Sithole diusir wasit akibat melanggar keras Brian Gutierrez.

Unggul jumlah pemain membuat raksasa CONCACAF ini semakin leluasa mendikte jalannya pertandingan babak kedua.

Raul Jimenez akhirnya menggandakan keunggulan Meksiko lewat skema bola mati yang sangat terukur.

Load More