PURWOKERTO.SUARA.COM, BLORA-Momen Motor Patroli Pengawal (Patwal) Presiden Jokowi jatuh saat melintas di kawasan Kabupaten Blora beberapa waktu lalu viral.
Dalam rekaman video yang beredar, seorang polisi dengan mengendarai moge mengawal perjalanan presiden jatuh di jalan.
Bukan tanpa sebab, kondisi jalan yang rusak membuat laju motor itu hilang keseimbangan. Sejumlah warga langsung sigap membantu pengawal untuk menaikkan motornya yang jatuh.
Selang beberapa saat kemudian, mobil yang membawa Presiden Jokowi melintas dengan perlahan karena kondisi jalan buruk.
Tak cukup di situ. Jokowi dan rombongan masih dipaksa bersabar ketika sampai di desa tempat kegiatan. Di situ Jokowi diagendakan membagikan sertifikat tanah ke masyarakat.
Bukan tempat bagus layaknya untuk menyambut presiden, tempat acara yang mengundang orang nomor 1 se Indonesia itu tak ubahnya lahan sawah usai dibajak, berlumpur dan becek.
Jokowi dan rombongan, begitupun hadirin harus berjibaku dengan tanah becek hingga banyak kaki belepotan tanah.
Hingga Jokowi memertanyakan siapa yang memilih lokasi kunjungannya itu.
"Saya tidak tahu, siapa yang memilih lokasi ini? , " kata Jokowi di hadapan warga
Di sisi lain, momen kedatangan Presiden Joko Widodo di Blora, Jumat (10/3/2023), digunakan Bupati Blora, H. Arief Rohman untuk curhat dan minta dukungan ke orang nomor satu di Indonesia itu terkait pembangunan jalan di Blora.
Hal itu dilakukan menyusul pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Blora belum semuanya tuntas. Baik jalan nasional, jalan provinsi, maupun jalan kabupaten hingga jalan desa.
Selama ini, Bupati yang akrab dipanggil Mas Arief yang mengusung tagline Sesarengan mBangun Blora Berkelanjutan, terus berupaya mendapatkan dukungan anggaran dari berbagai pihak untuk membangun infrastruktur di Blora.
Berbagai upaya itu, diantaranya, di tahun 2022 melakukan pinjaman daerah ke Bank Jateng, lobi ke Bojonegoro hingga akhirnya mendapatkan hibah pembangunan jalan dari Pemkab Bojonegoro. Kini Mas Arief terus merangsek untuk mendapatkan dukungan anggaran dari Pusat.
Saat Presiden Joko Widodo berada di Blora, Jumat (10/3/2023), Bupati Arief Rohman sempat menyampaikan langsung usulan dukungan anggaran pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Blora.
Ia langsung bicara dengan Presiden tentang kebutuhan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blora. Utamanya tentang jalan.
"Di sela kunjungan kerja kemarin, kami matur langsung ke Pak Presiden bahwa kondisi jalan di Kabupaten Blora masih ada yang rusak dan butuh dukungan anggaran dari Pusat. Alhamdulillah beliau Pak Presiden memberikan respon yang baik," ucap Gus Arief, Sabtu (11/3/2023).
Beberapa pembangunan jalan yang diusulkan ke Presiden, diantaranya beberapa ruas strategis jalan kabupaten penghubung antar Kecamatan dan Kabupaten. Serta beberapa ruas jalan provinsi yang kondisinya rusak.
"Usulan anggaran bersama DPU Jateng sekitar 240 miliar rupiah untuk membangun jalan provinsi, dan sekitar 180 miliar untuk jalan kabupaten. Saat ini masih dalam pembahasan di pusat dengan skema Inpres Jalan. Semoga Blora bisa dapat bagian setelah kami bicara dengan Bapak Presiden. Salah satu jalan kabupaten yang kita ajukan adalah ruas jalan Randublatung - Getas akses strategis tembus Ngawi, dan beberapa ruas jalan lainnya," terang Gus Arief.
Untuk jalan provinsi, lanjutnya, pihaknya mendorong DPU Jateng untuk membangun jalan Blora - Purwodadi - Semarang dan Cepu - Randublatung. ‘’ Tinggal kita kawal bersama ke Kementerian PUPR, yang saat ini masih desk. Mohon doa nya semoga berhasil," jelasnya.
Dikemukakan, saat ini jalan provinsi Blora - Purwodadi - Semarang kondisinya rusak. Akibatnya, banyak tamu dari Semarang menuju Blora melalui toll dari Semarang menuju exit toll Ngawi menuju Cepu Blora.
Bupati mengucapkan terimakasih kepada Presiden karena jalan nasional yang melintasi Blora, mulai dari Rembang - Blora - Cepu terus dirawat dengan baik. Seperti saat ini sedang dilakukan pelebaran jalan nasional di Cabak hingga hutan Pos DX, Jiken
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Direkrut Barcelona dan Bela Timnas
-
PSIR Rembang Didiskualifikasi dari Liga 4 Jateng, Didenda Rp45 Juta dan Banjir Sanksi Lainnya
-
Bukan Sekadar Kumpulan Single, HIMM Sajikan Narasi Emosional Lewat Album 'Selamanya'
-
Israr Megantara Ingin Main di Luar Negeri, Klub Spanyol Burela FS Berminat
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Eks Pelatih Juventus Resmi Tangani Tottenham, Debut Langsung Lawan Arsenal
-
Misteri Patung Garam: Novel Lokal dengan Misteri yang Unik dan Menegangkan
-
Leon Goretzka Semringah Bisa Cetak Gol Lagi untuk Bayern Munich
-
Panas! Pep Guardiola Kirim Psywar ke Mikel Arteta, Jangan Terlalu Santai
-
John Herdman Sebut Harapan Besar Fans Timnas Indonesia Bisa Jadi Berkah Sekaligus Kutukan Mengerikan