PURWOKERTO.SUARA.COM – Hukum laki-laki tidak berpuasa lantaran pekerjaannya berat di bulan Ramadan sebenarnya menjadi topik yang kontroversial di kalangan umat Muslim.
Ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa laki-laki yang pekerjaannya berat boleh tidak berpuasa, sementara ada pula yang memandang bahwa berpuasa di Bulan Ramadan merupakan kewajiban.
Hal tersbeut juga termasuk bagi mereka yang bekerja dengan pekerjaan berat sehingga tidak boleh meninggalkan puasa.
Menurut pandangan yang membolehkan laki-laki yang pekerjaannya berat untuk tidak berpuasa, alasan utamanya adalah demi menjaga kesehatan dan keselamatan dirinya sendiri.
Dikutip dari Kanal YouTube Al-Bahjah TV pada Senin, 20 Maret 2023 yang diampu oleh Prof. Yahya Zainul Ma'arif, Lc., M.A., Ph.D yang akrab disapa Buya Yahya.
Hukum laki-laki tidak berpuasa lantaran pekerjaannya berat tidak diperbolehkan jika itu diniatkan sejak awal hari.
Mereka yang bekerja di bawah terik matahari atau di tempat yang terlalu panas atau lembap dapat mengalami dehidrasi atau kelelahan yang berlebihan jika tetap berpuasa diizinkan jika sudah dicoba.
Tetapi jika sejak awal sudah diniatkan untuk tidak berpuasa itu yang dilarang. Selain itu, pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi yang tinggi seperti bekerja di lapangan atau mengemudi memiliki hal sama.
Sebeb kerja ini juga dapat mempengaruhi keamanan dan keselamatan orang lain. Sebab berpuasa di bulan Ramadan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan oleh setiap Muslim.
Baca Juga: Laga Penting Persib Bandung, Andai Kalah Dari Dewa United Peluang Juara Tertutup
Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk melepaskannya kecuali atas alasan sakit atau tidak mampu berpuasa secara fisik atau medis dan tidak diniatkan sejak awal hari.
Meski demikian, bagi laki-laki yang memutuskan untuk tidak berpuasa di bulan Ramadan karena pekerjaannya yang berat sebaiknya tidak diniatkan sedari awal.
Hal tersebut bertujuan untuk memenuhi kewajiban agama dan juga untuk membantu orang yang membutuhkan.
Meski di akui hukum laki-laki tidak berpuasa lantaran pekerjaannya berat di bulan Ramadan masih menjadi perdebatan di kalangan umat Muslim.
Namun, sebaiknya setiap Muslim berusaha untuk memenuhi kewajiban agamanya dengan sebaik-baiknya dan mengedepankan kesehatan serta keselamatan dirinya sendiri dan orang lain.
Jika memang harus tidak berpuasa, sebaiknya melakukan pembayaran fidyah atau kafarat sebagai ganti dari puasa yang tidak dilakukan namun harus dengan hal yang sesuai kaidah hokum.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan