PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN- Masjid Somalangu merupakan sebuah masjid pondok pesantren di Dusun Somalangu, Desa Sumberadi, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen.
Masjid ini terletak di dalam kompleks Pondok Pesantren Al Kahfi yang didirikan oleh Syekh As Sayid Abdul Kahfi Al Hasani yang kemudian bergelar Syekh Abdul Kahfi Al Awwal.
Berdasarkan pada prasasti batu zamrud Siberia yang berbobot 9 kg, pondok pesantren ini sudah ada semenjak tahun 1475 M. Pendiri pesantren tersebut merupakan ulama penyebar agama Islam dari negeri Yaman yang memiliki peran besar bagi penyebaran agama Islam di tanah Jawa, Indonesia, hingga Asia Tenggara.
Bangunan masjid memiliki atap tumpang yang disangga oleh empat soko guru pada bangunan utamanya.
Sayangnya, saat ini kondisi bangunan masjid cukup memprihatinkan ditandai dengan rapuhnya kayu-kayu yang ada pada bangunan. Soko guru juga sudah miring sehingga membahayakan jamaah yang beraktifitas di dalam masjid.
Selain itu serambi sisi selatan sudah miring ke arah luar dan sebagian permukaan lantainya melesak.
Bangunan Masjid Somalangu masuk dalam Daftar Inventarisasi Cagar Budaya tidak bergerak Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah dengan Nomor Inventarisasi 11-05/Kbe/20/TB. Saat ini bangunan masjid tersebut dalam proses pengajuan SK Menteri Kebudayaan dan Pariwisata.
Masjid Somalangu menjadi saksi bisu perkembangan Islam di Kebumen pada masa lalu. Tempat ibadah itu berada di kompleks pondok pesantren tertua yang ada di Kabupaten Kebumen, Ponpes Al Kahfi Somalangu.
Masjid Somalangu merupakan satu bukti tertua mengenai sejarah pengaruh Islam di Pulau Jawa bagian selatan.
Baca Juga: Kasus Mario Dandy Masih Mengacu ke Pasal Penganiayaan : Polisi Akan Dalami Pelanggaran UU ITE
Masjid itu sekaligus merupakan monumen penyatuan budaya yang ada dengan budaya baru yang mempengaruhinya.
Terlihat dari bentuk arsitektur atap tumpang satu yang dahulunya merupakan bentuk atap untuk bangunan wantilan tempat berkumpulnya umat Hindu pada masa sebelumnya.
Mengingat nilai penting yang dimilikinya, perlu penyusunan master plan kawasan Somalangu. Wacana untuk menjadikan wilayah Somalangu sebagai salah satu tujuan wisata ziarah perlu didukung dengan data arkeologis dan historis yang komprehensif.
Studi lanjutan mengenai lingkungan Somalangu perlu juga dilakukan mengingat sumber daya arkeologis yang ada di wilayah Somalangu cukup beragam latar belakang budaya dan agama. (Irumacezza)
Sumber : kemdikbud
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Bosnia Kejutkan Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Gol Lukic Bungkam Tuan Rumah
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Duo Korsel Memimpin
-
Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos