Mengikis Trauma Bocah Penyintas Rudapaksa Enam Lelaki di Banyumas yang Kini Hamil 6 Bulan
PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Masih ingat kasus rudapaksa anak perempuan di Banyumas dengan pelaku enam orang lelaki paruh baya? Trauma masih melekat pada anak 12 tahun itu. Bebannya makin berat setelah ia mengandung, kini usia kandungannya memasuki enam bulan.
Untuk meringankan beban psikologis penyintas, Unit PPA Sat Reskrim Polresta Banyumas memberi pendampingan. Seorang konselor diturunkan untuk memberikan trauma healing atau penyembuhan dari trauma. Petugas juga memberikan bantuan tali asih kepada penyintas, Jumat (31/3/23).
Pendampingan kali ini dipimpin Kanit PPA Sat Reskrim Polresta Banyumas Ipda Metri Zul Utami, SPsi, konselor yang ditugaskan memberi pendampingan ke penyintas.
"Tim kami datang ke rumah korban melaksanakan konseling dan trauma healing untuk pemulihan Psikologi korban dan orang tua yang mengalami trauma," kata Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu SIK MH, melalui Kasat Reskrim Kompol Agus Supriadi S SIK MH.
"Selain memberikan konseling kami juga memberikan tali asih berupa perlengkapan kelahiran bayi dan bantuan dari Kapolresta Banyumas berupa santunan untuk biaya persiapan kembali ke sekolah nanti," ujar dia menambahkan.
Ia berharap, dengan trauma healing oleh Tim Konseling Unit PPA Sat Reskrim Polresta Banyumas, penyintas tetap semangat dalam menjalani hidup baik di lingkungan rumah maupun di sekolah nantinya. Sebab usia penyintas masih sangat muda dan punya masa depan untuk dijalani.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Kota Semakin Panas: Penelitian Ini Tunjukkan Atap Putih Bisa Bantu Turunkan Suhu
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih