PURWOKERTO.SUARA.COM - Google dikabarkan tengah mengembangkan teknologi untuk melacak keberadaan ponsel yang hilang meski dalam keadaan tidak aktif atau mati.
Kabar tersebut datang dari pembocor teknologi Kuba Wojciechowski yang mengungkapkan bahwa teknologi itu dikembangkan untuk ponsel besutan Google yakni Pixel.
Sebelumnya Google memang sudah memiliki fitur pelacakan perangkat bernama “Find My Device”, namun fitur tersebut membutuhkan syarat bahwa perangkat harus dalam keadaan hidup dan tidak dapat digunakan apabila dalam kondisi mati.
Dilansir Antara Sabtu (8/4/2023) menurut informasi Kuba, fitur yang tengah dikembangkan Google agar bisa melacak ponsel dalam keadaan mati tersebut akan diberi nama “Pixel Power-off Finder”.
Pada dasarnya, fitur ini berfungsi dengan mengaktifkan Bluetooth di perangkat setiap saat mirip seperti cara kerja iPhone besutan Apple dengan demikian pelacakan tetap bisa dilakukan meski ponsel dalam kondisi tidak aktif.
Sebenarnya Google telah mengerjakan “Find My Device” generasi terbaru dalam periode setahun terakhir.
Harapannya Google bisa membuat jaringan pelacakan di perangkatan Android mirip dengan cara kerja Apple di iPhone-nya.
Google bahkan sempat menggoda para pengguna Android terkait kemajuan pengembangan fitur “Find My Device” terbaru dengan mengenalkan opsi bernama “Store Recent Location” pada Januari 2023.
Ketika opsi tersebut diaktifkan, maka ponsel akan membagikan lokasinya dengan Google setiap kali baterai ponsel terdeteksi turun di bawah level tertentu.
Baca Juga: Brutal di Atas Ring, Khamzat Chimaez Menangis Dicurhati Gadis Yatim
Opsi tersebut diharapkan mampu memberi peringatan pertama bagi penggunanya jika ponselnya mati sebelum pengguna menyadari gawainya hilang.
Belum ada kabar dari Google kapan atau apakah fitur pelacakan baru ini akan tersedia. Namun tentunya pengembangan fitur “Find My Device” akan bisa diketahui dalam ajang Google I/O mendatang di 2023.***
Berita Terkait
-
Sediakan Empat Program Sertifikasi Bidang TI di Indonesia, Begini Cara Google Transfer Knowledge
-
Mengenang Didi Kempot, Google Doodle Hari Ini Menampilkan Godfather of Broken Hearts
-
Bosen Pakai Google Form, Ini Tiga Alternatif Formulir Online
-
Jaga Privasi, Begini Cara Buramkan Foto Rumah di Google Maps
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
BRImo Jadi Andalan BRI, Transaksi Digital Capai Rp7.057 Triliun
-
Epstein Files: Bos Chelsea Todd Boehly Diajak Ketemuan, Abramovich Mau Beli Rumah Rp4 Triliun
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Ekskavator Jatuh dari Truk Trailer di Sitinjau Lauik, Begini Kondisinya
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Pengguna BRImo Naik 18,9 Persen, BRI Percepat Transformasi Digital
-
Skandalnya Menyeret Nama Elit Indonesia, Apakah Jeffrey Epstein Masih Hidup?
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
Profil Nicholas Indra Mjosund, Satu-satunya Pemain Diaspora di Timnas Indonesia U-17