PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Beberapa hari yang lalu warga Desa Pasir, Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen geger usai penemuan mayat di tengah lautan Hindia. Namun pria itu tak beridentitas sehingga keberadaanya masih menjadi misteri.
Namun hari ini, Minggu 9 April 2023, identitas mayat laki-laki yang ditemukan nelayan Kebumen terungkap. Mayat itu ditemukan kurang lebih 2 mil dari lepas Pantai Pasir, masuk Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen pada hari Sabtu 8 April 2023.
Mayat pria itu identik dengan warga Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang bernama M. Zet Sartono (43), yang dilaporkan hilang sejak hari Minggu, 2 April 2023.
Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto, identitas korban terungkap dari foto selebaran yang dibagikan Polres Kebumen melalui medsos ataupun pesan berantai WhatsApp.
"Ada anggota keluarga yang mengenali tato dan celana dari foto korban yang kita bagikan. Lalu keluarga menghubungi Sat Polairud Polres Garut untuk mencoba menghubungi kami (Polres Kebumen)," kata AKP Heru, Minggu 9 April 2023.
Setelah menghubungi Polres Kebumen, lanjut AKP Heru, keluarga korban juga mengirimkan foto korban semasa masih hidup, dengan tato serta celananya identik dengan korban yang ditemukan lepas Pantai Pasir Ayah.
Dengan terungkapnya identitas korban, AKP Heru mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang bergerak cepat membagikan informasi dari Polres Kebumen sehingga kurang dari 1x24 jam jenazah bisa dikenali.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang ikut aktif berpartisipasi dalam pengungkapan jati diri korban, dengan membagikan informasi dari kami," ujarnya.
Menurut keterangan dari Sat Polairud Polres Garut, korban yang juga berprofesi sebagai nelayan. Ia dinyatakan hilang sejak hari Minggu 2 April 2023.
Baca Juga: Cara Download Video Takbiran Gratis, Bisa Pakai Y2mate
Saat itu korban pergi berlayar mencari benih lobster di perairan laut garut dengan menggunakan kapal seorang diri. Namun setelah berangkat, korban tidak pernah kembali.
Saat ini jenazah masih di RSUD Kebumen menunggu pihak keluarga menjemput untuk dimakamkan. ***
Berita Terkait
-
Jadwal Salat dan Buka Puasa Karawang dan Sekitarnya, Minggu 9 April 2023
-
Jadwal Imsak Karawang dan Sekitarnya, Minggu 9 April 2023 dan Doa Niat Puasa
-
Geger! Nelayan Kebumen Temukan Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Terapung di Samudera Hindia
-
1,3 Ribu Ton Beras Bantuan untuk Warga Kebumen, Semua Kecamatan Dapat
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Profil Amanda Lucson Finalis Puteri Indonesia 2026, Benarkah Usianya Terlalu Muda?
-
Momen Mahalini Latihan Bersama Band Pengiringnya Jelang Konser KOMA 14 Februari 2026
-
Diperiksa sampai Malam, Pandji Pragiwaksono: Saya Tidak Merasa Menista Agama
-
New Toyota GR Corolla Meluncur di IIMS 2026, Torsi Lebih Ganas dan Transmisi Matik
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat