PURWOKERTO.SUARA.COM – Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta memberikan tanda segera menggelar sidang perdana kasus Mario Dandy Satriyo.
Namun menjelang sidang perdana terbuka, Mario Dandy justru mendadak mengganti tim pengacaranya.
Hal tersebut dijelaskan, Dolfie Rompas dan Basri Bundu selaku mantan pengacara Mario Dandy yang dikonfirmasi oleh Kejati DKI Jakarta.
"Jadi kita terima surat, intinya saya dan Basri sejak tanggal 10 April kemarin bukan lagi kuasa hukum MDS (Mario Dandy Satriyo, red)," kata Dolfie dikutip PMJ News, Sabtu (15/3/2023).
Dolfie melanjutkan, dirinya telah legowo atas keputusan yang diambil oleh Mario Dandy. Meksi begitu, yang disayangkan pencabutan terkesan buru-buru. Hal itu disebabkan, sebelumnya tidak ada pembicaraan antara pihak Mario dengannya.
Untuk diketahui, dalam kasus pidana, seorang tersangka membutuhkan bantuan pengacara untuk membantu memperjuangkan hak-haknya dalam proses hukum.
Namun, pilihan pengacara yang tepat juga sangat penting untuk menjamin keadilan dalam kasus tersebut. Berikut adalah penjelasan mengenai prosedur penunjukan pengacara tersangka dalam kasus pidana.
1. Hak Tersangka Untuk Memilih Pengacara
Seorang tersangka memiliki hak untuk memilih pengacara sendiri untuk membantunya dalam proses hukum. Jika tersangka memiliki kemampuan finansial, dia dapat memilih pengacara yang diinginkannya tanpa membutuhkan bantuan dari pihak lain.
Baca Juga: Tips Agar Motor Ditinggal Mudik Lama Tetap Aman, Salah Satunya Cabut Aki
2. Bantuan Hukum Gratis
Jika tersangka tidak memiliki kemampuan finansial untuk memilih pengacara sendiri, dia dapat meminta bantuan hukum gratis dari lembaga yang disediakan oleh pemerintah.
Bisa seperti Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) atau Dinas Bantuan Hukum (DBH). Lembaga tersebut akan menunjuk pengacara untuk mewakili tersangka dalam kasus hukumnya.
3. Penunjukan Pengacara Oleh Pengadilan
Jika tersangka tidak memilih pengacara sendiri dan tidak meminta bantuan hukum gratis, pengadilan dapat menunjuk pengacara untuk mewakili tersangka dalam kasus pidana. Penunjukan ini biasanya dilakukan oleh hakim pada saat sidang pertama.
4. Kriteria Pengacara Tersangka
Berita Terkait
-
Belum Sembuh, Biaya Perawatan David Ozora Sudah Tembus Rp 1,2 Miliar
-
Mengupas Flexing dari Kacamata Psikologi, 4 Hal Ini yang Bikin Salah Kaprah : Nomor Tiga Tidak Terduga
-
Sidang Tuntutan AG, Kekasih Mario Dandy Digelar Hari Ini
-
Jalani Pemeriksaan Pertama di KPK Pasca jadi Tersangka, Rafael Alun Bawa Pengacara Ini untuk Bantu Kasus Hukumnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara
-
Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna