PURWOKERTO.SUARA.COM – Kementerian Kesehatan Malaysia menyebutkan 12 kasus subvarian XBB.1.16 atau Omicron Arcturus terdeteksi di negara tersebut dengan semua pasien memiliki gejala ringan dan stabil.
Zaliha Mustafa Menteri Kesehatan Malaysia dalam keterangan tertulis yang dilansir Antara, Rabu (26/4/2023), mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan subvarian Arcturus sebagai Variant of Interest (VOI) sejak 17 April 2023, sehingga perlu mendapat perhatian meski tidak berada dalam kelas varian di bawah pemantauan (Variant Under Monitoring)
Ia mengatakan Malaysia mencatat 12 kasus subvarian Arcturus, 6 kasus ditemukan di Sarawak, 4 kasus ditemukan di Selangor, dan 2 lainnya ditemukan di Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur.
Penilaian risiko global melaporkan bahwa risiko infeksi dan tingkat keparahan kasus yang disebabkan oleh subvarian XBB.1.16 lebih rendah daripada subvarian XBB.1.5 dan varian atau subvarian lain yang dilaporkan sebelumnya.
Menurut dia, meski Malaysia telah mengidentifikasi varian XBB.1.16 sejak Maret 2023, namun demikian situasi infeksi Covid-19 masih terkendali dan tidak membebani kapasitas pelayanan kesehatan di klinik dan rumah sakit.
KKM mencatat penurunan kasus baru Covid-19 dalam minggu epidemiologi ke-16 2023 sebesar 6,4 persen atau dari 5.149 menjadi 4.817 kasus di banding minggu epidemiologi sebelumnya.
Selain itu, sebanyak 70,97 persen atau 18.319 kasus dari jumlah kumulatif kasus yang terinfeksi oleh virus SARS-CoV-2 yang dikategorikan sebagai Variant of Concern (VOC) dan Variant of Interest (VOI) dari varian Omicron dan subvariannya.
Untuk itu, ia mengatakan KKM kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap melakukan langkah tes, lapor, informasikan, isolasi dan lacak (TRISS) untuk yang bergejala jika positif Covid-19 segera isolasi mandiri selama jangka waktu yang ditentukan.
KKM juga mengimbau masyarakat Malaysia yang ada dalam kategori rentan seperti lansia dan anak-anak untuk mengenakan masker di tempat ramai, sempit dan berisiko.
Baca Juga: Harga Tiket dan Jam Buka TMII Selama Lebaran 2023, Cocok untuk Wisata Keluarga
Selain itu, meminta agar masyarakat menjaga kebersihan sendiri dengan rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, serta mengambil vaksin dosis booster kedua.***
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Anak-anak Yatim Korban Covid 19 Nelangsa saat Lebaran, Dapat Perhatian dari Polri
-
Gejala Covid-19 Kraken, Varian Baru Virus Corona yang Cepat Menular
-
Pemprov Jatim Mulai Sediakan Vaksin Booster Kedua Gratis, Bagaimana Cara Mendapatkannya : Cek di Sini
-
Greenhouse Hasil Korupsi Bansos Covid di Banyumas Mangkrak, Warga Berharap Bisa Dilanjutkan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas