PURWOKERTO.SUARA.COM – Persebaya Surabaya resmi melepas empat pemainnya, mereka yakni I Gede Dida Diyatmika, Arizky Wahyu Satria, Michael Bonjozi Rumere, dan Januar Eka Ramadhan.
Hal itu disampaikan secara langsung oleh Persebaya melalui akun instagram resminya, pada Rabu (26/4/2023).
Pernyataan tidak diperpanjangnya kontrak empat pemain lokal tersebut diumumkan Persebaya dalam dua postingan.
Pada pelepasan pemain di postingan pertama, tim berjuluk Bajul Ijo itu mengucapkan rasa terima kasih kepada I Gede Dida Diyatmika pemain berposisi kiper dan Arizky Wahyu Satria pemain dengan posisi back kanan.
“Matur nuwun Dida dan Arizky Wahyu. Terima kasih atas dedikasinya selama bersama Persebaya dua musim ini. Sehat dan sukses selalu,” terang akun @officialpersebaya Rabu, (26/04/2023).
Di postingan kedua, giliran skuad Green Force menyatakan perpisahan dengan dua pemain lainnya, yakni Michael Bonjozi Rumere pemain berposisi gelandang serang dan Januar Eka Ramadhan pemain dengan posisi striker.
“Rumere dan Januar masing-masing mencatatkan 14 dan 15 penampilan dalam musim ini. Keduanya juga sudah mencetak gol untuk Persebaya. Terima kasih atas dedikasinya. Sukses selalu di mana pun berada,” terangnya.
Sebagai diketahui, I Gede Dida Diyatmika kiper kelahiran Bali tersebut, dalam kompetisi Liga 1 musim 2022/2023, tidak mencatatkan satu penampilan pun bersama Persebaya di starting lineup.
Sedangkan Arizky Wahyu Satria back kanan yang merupakan jebolan Aji Santoso International Football Academy (Asifa) tersebut, selama kompetisi musim 2022/2023 bersama Persebaya mencatatkan sebanyak 10 pertandingan.
Sementara itu Michael Bonjozi Rumere gelandang serang kelahiran Biak Papua yang juga dapat berposisi sebagai striker itu, selama berseragam Persebaya telah mencatatkan satu gol dalam total 14 laga yang dijalani.
Kemudian Januar Eka Ramadhan pemain kelahiran Cilegon tersebut selama membela Persebaya juga telah membukukan satu gol dalam catatan sebanyak 15 permainan di Liga 1 musim 2022/2023.
Sebelum hari ini resmi melepas empat pemain tersebut, Persebaya juga telah terlebih dahulu berpisah dengan dua pemain belakang lokalnya, mereka yakni Rizky Ridho Ramadani dan Koko Ari Araya.***
Tag
Berita Terkait
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia U-22 Pada Laga Perdana SEA Games 2023 Kontra Filipina
-
Dukung Audit Keuangan di PSSI dan LIB, Dirut Persebaya Sampaikan Ini ke Erick Thohir
-
Resmi Diumumkan, Ini Daftar 20 Pemain Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2023
-
Review Film Buya Hamka yang Rilis Hari Ini
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?