PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP – Sebanyak delapan kelurahan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah terendam banjir setelah hujan intensitas tinggi mengguyur kabupaten di pesisir selatan jawa ini, Kamis 27 April 2023. Banjir memaksa ratusan penduduk mengungsi, salah satunya di Gedung Muhammadiyah Cilacap.
Dinas Sosial Kabupaten Cilacap membuka dapur umum di Gedung Muhammadiyah untuk memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cilacap, Arida Puji Hastuti menjelaskan, dinas bersama sejumlah relawan antara lain Tagana, LazisMu, BPBD dan TNI mengelola dapur umum untuk pengungsi.
”Pagi ini kami sudah menyiapkan sekitar 300 nasi bungkus dan sebagian sudah didistribusikan kepada para pengungsi. Sejauh ini dapur umum masih dipusatkan di Gedung Muhammadiyah agar tidak merepotkan di lokasi pengungsian,” kata Arida, Jumat (28/4).
Arida berharap, genangan air segera surut dan para pengungsi dapat segera kembali ke rumah masing-masing. Meski demikian pihaknya memastikan dapur umum siap beroperasi sesuai kebutuhan para pengungsi.
”Kita menyesuaikan, kalau nanti siang pengungsi sudah pulang kita juga selesai. Kalau sampai besok masih bertahan kita juga siapkan,” ujarnya.
Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap mendistribusikan bantuan berupa peralatan dapur portable dan selimut sebanyak 35 pcs untuk ibu hamil (korban terdampak banjir).
BPBD Kabupaten Cilacap juga menurunkan satu unit perahu karet dan satu unit perahu viber untuk mengevakuasi warga terdampak.
“Kami juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah, Basarnas Kabupaten Cilacap, unsur relawan dan pihak Kecamatan/desa terdampak guna melakukan pendataan & penanganan/evakuasi warga terdampak,” kata Kalak BPBD Cilacap, Wijonardi melalui Sekretaris Erna Suharyati.
Pihaknya juga memastikan tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini. Namun tercatat ada 221 pengungsi yang tersebar di sejumlah titik evakuasi.
Baca Juga: 4 Manfaat Ikan Bawal bagi Kesehatan, Bisa Meningkatkan Memori Otak
Titik pengungsian antara lain Gedung Muhammadiyah dan Masjid Al Furqon Jalan Jenderal Sudirman Cilacap, Masjid Al Mubarok Jalan Jawa Perumahan Jawa Indah, Masjid Al Manar Jalan Kendeng, dan Masjid Abu Bakar As Shidiq Jalan Manunggal Sidakaya.
Sebelumnya, Pj Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar yang tengah berdinas di Semarang meminta sejumlah OPD terkait untuk bergerak cepat menangani persoalan banjir di Kabupaten Cilacap.
Yunita meminta pemenuhan kebutuhan pengungsi menjadi prioritas, terutama perempuan dan anak-anak.
Selain itu Yunita juga meminta penanganan lingkungan, terutama pembenahan drainase dan penumpukan sampah untuk mengantisipasi kejadian serupa.
Banjir Merendam Delapan Kelurahan
Sejumlah wilayah di Kota Cilacap terendam banjir akibat hujan ekstrem yang turun sejak Kamis (27/4/2023) petang. Kondisi ini turut diperparah kondisi drainase yang tidak dapat menampung air, sehingga mengakibatkan genangan antara 60 cm hingga 1,5 meter.
Akibatnya ratusan warga pada delapan kelurahan terpaksa dievakuasi ke sejumlah posko pengungsian. Analis Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Gatot Arif Widodo menjelaskan, ada delapan kelurahan di Kecamatan Selatan, Cilacap Tengah dan Cilacap Utara yang terdampak banjir.
“Banjir dipicu intensitas hujan tinggi dan berlangsung lama pada pukul 18.00 WIB hingga 23.30 WIB,” kata Gatot melalui pesan singkat, Jumat (28/4/2023).
Pantauan Cilacapkab.go,id pada Jumat pagi, sejumlah ruas jalan utama di kota Cilacap masih menyisakan genangan air. Meski demikian banjir terus berangsur surut dan sebagian pengungsi telah Kembali ke rumah masing-masing.***
Berita Terkait
-
Cilacap Banjir, BMKG Ingatkan Masyarakat untuk Waspada Hujan Ekstrem
-
Muhammdiyah Kota Solo Resmi Laporkan Peneliti BRIN Andi Pangerang Hasanudin ke Polisi
-
Bareskrim Periksa Pelapor dan Saksi dari Muhammadiyah Soal Kasus Ujaran Kebencian AP Hasanuddin
-
Mal Pelayanan Publik Purbalingga Layani Pembuatan Paspor, Begini Caranya
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek