PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Momen Hari Pendidikan Nasional semestinya diperingati dengan mengenang jasa para pendidik. Namun di Kabupaten Purbalingga, Hari Pendidikan Nasional menjadi duka bagi seorang pendidik setelah rumahnya ludes dilalap si jago merah, Selasa 2 Mei 2023 dinihari.
Adalah Ida Ulmu Fitriani, guru honorer di SDN 2 Brobot, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga yang tertimpa musibah kebakaran ini. Namun di tengah musibah ini, Ida masih bersyukur karena semua anggota keluarganya selamat.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 03.00 WIB. Pagi itu, Ida tengah kedatangan Pujianto, kakaknya dari Yogyakarta.
Di rumah itu, total ada delapan orang. Lima dari keluarga Ida dan tiga dari keluarga kakaknya.
Sekitar pukul 03.00 WIB, suami Ida, Imam Sudrajat, dibangunkan Pujianto lantaran mendengar suara kemertak dari arah belakang rumah. Imam pun bangun dan mengecek rumah bagian belakang.
Begitu masuk ruang tengah di bagian belakang, ia melihat api sudah berkobar di atap rumah yang terbuat dari kayu dan bambu.
Sontak ia berteriak minta tolong. Anggota keluarga terperanjat mendengar teriakan Imam. Mereka segera bangun dan keluar dari rumah.
Saat itu juga tetangga sebelah rumah ikut terbangun. Mereka secara spontan mencari sumber air untuk memadamkan api.
Di tengah kemelut api, Imam memang tak sempat memikirkan untuk mendatangkan Pemadam Kebakaran. Meski demikian, entah tetangga atau siapa ada yang melaporkan kejadian ini ke Tim Pemadam Kebakaran Purbalingga.
Baca Juga: Festival Beatrix: Tradisi Pacu Biduk di Setiap Lebaran Khas Sarolangun Jambi
Tim Pemadam datang dan memadamkan api yang sudah berkobar melalap rumah itu. Kebakaran hanya menyisakan bagian dapur yang atapnya sudah dibangun permanen.
"Api padam sekita pukul 04.00 WIB," ujar Imam.
Bersamaan dengan menyebarnya kabar musibah kebakaran ini, bantuan dari pemerintah desa dan kecamatan pun mulai berdatangan. Tak lupa rekan seprofesi Ida dari SDN 2 Brobot turut datang untuk bersolidaritas.
"Teman-teman guru datang sama kepala sekolahnya," kata Imam yang dihubungi melalui sambungan telepon.
Kerugian Tembus Rp 60 Juta
Kapolsek Bojongsari, AKP Edi Surono mengatakan kebakaran diduga karena korsleting listrik. Sebab, ada fitting lampu yang meleleh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan