PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP – Remaja yang sebelumnya hilang usai terseret arus ombak di Pantai Bunton Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, ditemukan meninggal dunia. Tim SAR gabungan menemukan remaja bernama Jendi (15) 150 meter ke arah barat dari lokasi kejadian setelah dua hari pencarian.
Adah Sudarsa, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap mengungkapkan, upaya pencarian hari kedua dilakukan sejak pagi tadi dengan membagi dua Search Rescue Unit (SRU).
SRU 1 menyisir perairan menggunakan LCR di sekitar lokasi kejadian seluas 5 NM. Sedangkan SRU dua menyisir jalur darat menggunakan rescue motorcycle dari lokasi kejadian ke arah timur sejauh 3 Km.
Kronologi kecelakaan air bermula ketika Jendi berenang bersama empat orang temannya pada Sabtu, 6 Mei 2023 pukul 15.30 WIB.
Pada saat sedang mandi di laut, keempatnya terseret arus ombak di lokasi. Empat teman korban mampu menyelamatkan diri hingga ke tepi Pantai. Namun korban terbawa arus laut dan menghilang.
“Korban berhasil ditemukan pada Minggu (7/5/2023) pukul 11.05 WIB dengan posisi mengapung di pinggir tepatnya di koordinat 7°41'24.39"S 109° 8'31.66"E. Selanjutnya oleh Tim SAR Gabungan dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Adipala I untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” kata Adah.***
Berita Terkait
-
Mulanya Berenang, Lima Orang Terseret Ombak Pantai Buton Cilacap
-
Ahmad Sodik, Pedagang Sayur yang Jadi Pahlawan Pembangunan dari Cilacap, Tekun Menabung Receh Demi Bayar Pajak Kendaraan
-
Banjir Rendam 8 Kelurahan di Cilacap, Ratusan Warga Mengungsi
-
Cilacap Banjir, BMKG Ingatkan Masyarakat untuk Waspada Hujan Ekstrem
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta