PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Purbalingga batal mendaftarkan bakal calon legislator (Bacaleg) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga, Senin 8 Mei 2023.
Ketua DPD PKS Purbalingga, Cahyo Susilo, menjelaskan, PKS membatalkan rencana pendaftaran Bacalegnya karena permasalahan teknis. Untuk mendaftarkan Bacaleg, butuh approvement dari DPP PKS yang hari ini sendang menyerahkan dokumen pengajuan Bacaleg di KPU pusat.
"Ada masalah sistem," kata Cahyo.
DPD PKS Purbalingga sejatinya telah menyiapkan diri. Sebanyak 50 Bacaleg telah dikumpulkan di Kantor DPD PKS Purbalingga.
Tak hanya itu, DPD PKS juga menyiapkan lima kendaraan odong-odong untuk mengangkut para Bacaleg. Mereka rencananya akan diarak menuju KPU Purbalingga.
"Kami sebenarnya sudah siap," ujarnya.
Cahyo menyebut, pendaftaran akan ditunda hingga Rabu 8 Mei 2023 siang. Namun, itu masih harus dikomunikasikan dengan jadwal pendaftaran partai lain.
"Biar tidak bentrok," tuturnya.
Hingga Rabu besok, DPD PKS menginstruksikan para Bacalegnya untuk melengkapi berkas persyaratan di Pengadilan Negeri Purbalingga. Berkas ini sebagai syarat untuk mendapat surat keterangan tidak pernah dipidana. Surat ini yang nanti diserahkan saat mendaftar ke KPU.
Baca Juga: 3 Manfaat Konsumsi Kacang Kenari untuk Kecantikan Kulit, Bisa Lawan Penuaan Dini
"Semua kami minta untuk ke PN," katanya.
Di Jawa Tengah, ada tiga DPD PKS yang telah mendapat approvement dari DPP. Selebihnya masih menunggu. DPP menginginkan DPD melengkapi dokumen persyaratan yang diperlukan.
Zamaahzari A. Ramzah Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Purbalingga mengatakan, KPU telah mempersiapkan pendaftaran Bacaleg sejak 1 Mei 2023. Sesuai tahapan, waktu pengajuan dokumen pencalonan akan berakhir pada 14 Mei 2023.
"Kami sudah siapkan semua, mulai tempat hingga petugas penerima dokumen," katanya.
Sejatinya, pendaftaran dijadwalkan pukul 08.00 WIB. Namun KPU pada siang harinya mendapat kabar dari Ketua DPD PKS Purbalingga bahwa pendaftaran Bacaleg diundur.
"Intinya PKS berkabar pendaftaran ditunda karena dari DPP tetap minta berkas dilengkapi 100 persen," ujar dia.
Berita Terkait
-
Dari 580 Bacaleg yang Didaftarkan ke KPU RI, PKS Klaim 35,9 Persennya Perempuan
-
Jadi Partai Politik Pertama yang Daftarkan Bacaleg ke KPU RI, PKS Klaim Siap Hadapi Pemilu 2024
-
Daftarkan Bakal Caleg ke KPU RI, PKS Meriahkan dengan Karnaval Budaya dari Taman Surapati
-
FX Rudy Gagal Nyaleg, Putranya Justru Lolos Bacaleg PDIP untuk DPRD Solo
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional