PURWOKERTO.SUARA.COM – WhatsApp baru merilis versi beta terbarunya untuk Android yaitu versi 2.23.10.13, yang mana dalam aplikasi versi uji coba tersebut salah satu fitur yang dihadirkan ialah kemampuan untuk mengedit pesan terkirim untuk beberapa pengguna tertentu.
Dikutip dari Antara, fitur itu akan memungkinkan pengguna untuk mengedit pesan yang telah mereka kirim.
Permintaan untuk fitur itu sebenarnya telah banyak diajukan oleh pengguna WhatsApp karena akan memberi mereka kemampuan untuk memperbaiki kesalahan atau mengklarifikasi pesan tidak jelas yang mungkin terkirim secara tidak sengaja.
Fitur tersebut akan bekerja ketika pengguna mengetuk pesan terkirim dan memilih opsi “Edit” dari menu atas.
Mereka kemudian dapat membuat perubahan pada pesan, dan versi yang diedit akan terlihat oleh semua penerima pesan asli.
Namun ada beberapa batasan pada fitur ini, di antaranya akan menampilkan pemberitahuan bahwa pesan itu telah diedit. Lalu akan ada batasan waktu berapa lama pengguna harus mengedit pesan mereka setelah dikirim.
Pada versi uji coba ini batas waktu yang diberikan untuk mengedit pesan adalah 15 menit sejak pengirimannya.
Pengguna tidak dapat mengedit pesan yang dikirim dari perangkat lain, artinya pesan hanya bisa diedit dari perangkat yang digunakan untuk mengirim pesan.
Setelah diedit, pesan akan menampilkan label “diedit” untuk memberi tahu pengguna lain bahwa pesan tersebut bukan lagi pesan asli.
Baca Juga: Remaja Tewas Tenggelam di Curug Mandala Cilacap
Tidak semua pengguna yang terdaftar dalam Program Beta WhatsApp saat ini dapat menguji fitur mengedit pesan tersebut, karena tampaknya fitur terbaru itu diluncurkan hanya untuk sejumlah pengguna tertentu, yang menunjukkan peluncuran bertahap.
Melihat fungsi dan cara kerja yang cukup baik, diharapkan fitur “edit” pesan ini bisa hadir di versi stabilnya. Namun, masih harus dilihat apakah dan kapan fitur tersebut akan tersedia secara luas untuk semua.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Daftar Tanggal Merah Juni 2026: Ada Long Weekend di Awal Bulan, Waktunya Healing!
-
Karhutla Riau: Pasir Limau Kapas Padam, Rantau Bais, Sokoi dan Kandis Masih Membara
-
Meriah! Kris Dayanti Ungkap Pernikahan Azriel dan Sarah Menzel Bakal Libatkan 3 Budaya
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
BBKSDA Riau Halau 11 Gajah yang Masuk Pemukiman, Rusak Kebun Semangka
-
Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal