PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - SMK Negeri Kaligondang mendapat kepercayaan menjadi tempat pelatihan program konversi dari sepeda motor berbahan bakar minyak ke listrik. Kelengkapan fasilitas sekolah menjadi alasan Pemkab Purbalingga memilih SMK Negeri Kaligondang sebagai mitra strategis program konversi sepeda motor BBM ke listrik.
"Setelah melalui survei kelayakan, SMK Negeri 1 Kaligondang dinilai mampu untuk menjadi pusat konversi listrik se-Jawa Tengah," kata Suwardi, Kepala Bagian Humas SMK Negeri Kaligondang, Rabu 17 Mei 2023.
Dengan penunjukkan ini, maka SMK Negeri 1 Kaligondang menjadi satu-satunya sekolah negeri yang memiliki legalitas untuk mengonversi sepeda motor BBM ke listrik.
Program ini rencananya tidak berhenti pada konversi mesin BBM ke listrik saja, namun juga ekosistem motor listrik seperi dokumen legalitas hingga produksi suku cadang sepeda motor listrik.
"Kendaraan sepeda motor dinas akan dikonversi menjadi motor listrik hingga legalitas seperti BPKB, serta plat merah menjadi plat biru. Memungkinkan juga motor-motor yang berasal dari luar daerah datang ke Purbalingga untuk mengonversi menjadi motor listrik," ujar dia.
Tahap awal program konversi sepeda motor BBM ke listrik dimulai dengan pelatihan teknis di SMK Negeri 1 Kaligondang selama lima hari, dari tanggal 20 hingga 24 Mei 2023. Tim pelatih langsung dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Sabtu 20 Mei 2023 akan dilaksanakan opening kegiatan pelatihan konversi. Selanjutnya selama lima hari berikutnya akan dilaksanakan pelatihan konversi untuk praktisi-praktisi bengkel di Jateng dan beberapa SMK," katanya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Purbalingga, Johan Arifin, mengatakan peserta pelatihan berjumlah 20 orang. Sebanyak 10 orang dari Purbalingga dan 10 sisanya dari luar Purbalingga.
"Peserta adalah pelaku usaha yang telah memiliki usaha bengkel motor dan potensial untuk menjadi bengkel konversi yang bersertifikasi, sudah memiliki NIB, lokasi bengkel, alat, dan tenaga mekanik," ujar Johan, Rabu 17 Mei 2023.
Baca Juga: Bikin Timnas Salah Dengar, Ini Macam-macam Arti Bunyi Peluit Wasit Sepak Bola
Ia berharap, setelah mengikuti pelatihan dan mendapat sertifikat kompetensi, mereka secara mandiri bisa mengkonversi kendaraan BBM ke listrik berbasis baterei sesuai permintaan pelanggan.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Pertamax Naik Ugal-ugalan, Pemkab Tangerang Siapkan Sembako Murah Besar-besaran
-
SPMB Riau Segera Ditutup, Panitia Imbau Siswa Lakukan Ini
-
Bawang Putih Jarang Tumbuh di Dataran Rendah, PTPN I Pilih Gunung Mas Puncak untuk Trial
-
Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan
-
3 Serum Wardah untuk Flek Hitam, Ada Klaim Kurangi Dark Spot dalam Seminggu
-
Kota Bandung Ramai Demo Mahasiswa, Muhammad Farhan: Saya Yakin Suara Mereka Didengar
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi