PURWOKERTO.SUARACOM Kisah Ponco Sulistyo sukses menjalankan usaha makaroni keju asal Purbalinnga. Awalnya Ponco merupakan karyawan produsen makaroni keju. Kemudian lelaki berusia 39 tahun ini pun mampu memproduksi sendiri camilan yang gurih dan manis tersebut.
Ponco Sulistyo merupakan warga Desa Babakan RT 05 RW 01 sukses mengembangkan produk makaroni keju dengan merk “AR”.
Memulai usahanya sejak 2020, Ponco kini mampu memproduksi 10 kg per harinya. Untuk pemasaran, dia mengatakan produk camilan tersebut telah digemari konsumen hingga luar kota dengan 2 kemasan yakni 125 gram dengan harga Rp. 11.000,- dan 250 gram dengan harga Rp. 21.000,-.
“Harapannya usaha macaroni keju ini bisa lebih berkembang dan ingin membuat produk yang baru,” ujarnya.
Usahanya dapat berkembang lantaran salah satunya melalui bantuan untuk mengurus legalitas sehingga mampu menembus pasar luar kota.
Pecinta camilan gurih dapat mencicipi macaroni keju AR dengan datang langsung ke Desa Babakan 05/01 Kecamatan Kalimanah.
“Untuk bantuan sangat bermanfaat bagi usaha makaroni keju,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis