PURWOKERTO.SUARA.COM – Sebanyak 6.202 jemaah haji khusus sudah berangkat ke Makkah dari Madinah untuk melanjutkan persiapan puncak ibadah haji 1444H. Di Madinah, mereka menginap di 16 hotel bintang lima di kawasan Markaziyah.
Rido Nuruddin Ambary Kasi Pengawasan Ibadah Haji Khusus (PIHK) Daker Madinah mengatakan hingga saat ini masih ada 620 jemaah haji khusus yang tinggal di Madinah.
Jemaah haji khusus yang masih di Madinah, lanjut Rudi, hanya menunggu selesai Arbain dan ziarah ke beberapa tempat di Madinah.
“Atas nama Kementerian Agama (Kemenag), kami kawal betul proses pemindahan jemaah haji khusus ini, karena menjadi bagian pengawasan kami terhadap jemaah dan biro travel penyelenggaranya,” kata Ridho dilansir dari laman resmi Kemenag, Jumat (16/06/2023).
Rido memimpin langsung pemantauan proses pergerakan jemaah haji khusus itu. Dia tidak ingin ada kekecewaan atas pelayanan pihak travel yang menangani segala urusan kelompok haji khusus.
“Secara ketentuan, memang jemaah berhubungan dengan travel. Tapi, kami atas nama Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama, ingin memastikan jemaah haji khusus terlayani dengan baik,” tambahnya.
Kelompok jemaah haji khusus itu singgah di Madinah selama empat sampai sembilan hari, tergantung pada kesepakatan paket ibadah haji antara jemaah dengan PIHK.
Tahun ini, tercatat ada 18.320 jemaah haji yang menggunakan fasilitas dan jasa penyelenggaraan ibadah haji dari 59 PIHK.
Ada yang tiba di Madinah dan ada juga yang mendarat di Jeddah. Di Makkah, jemaah haji khusus akan menghabiskan waktu sekitar 12-14 hari sampai pelaksanaan puncak haji.
Baca Juga: Sambut Hari Bhayangkara, Polres Banjarnegara Sumbang 86 Kantong Darah
Seperti di Madinah, kelompok jemaah haji khusus juga menempati hotel bintang lima yang jaraknya tidak jauh dari Masjidil Haram, Makkah.
Pengawasan dilakukan Kemenag, untuk memastikan fasilitas dan pelayanan kepada jemaah sesuai kesepakatan yang berlaku antara jemaah dan pihak penyelenggara PIHK.***
Berita Terkait
-
Pj Bupati Banjarnegara Lepas Calon Jemaah Haji, Ini Pesan yang Disampaikan
-
Pemerintah Sediakan Fasilitas Badal Haji, Siapa Saja Jemaah yang Bisa Manfaatin ? Ini Kata Kemenag RI
-
914 Jemaah Calon Haji Asal Banjarnegara Siap Diberangkatkan
-
Akomodir Pembayaran DAM bagi Petugas PPIH di Arab Saudi, Begini Cara Kemenag
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi