PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA – Langkah pengkajian pembentukan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di Kabupaten Banjarnegara terus dilakukan oleh Baperlitbang Banjarnegara.
Kondisi tersebut dilakukan karena seiring berkembangnya Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di Kabupaten Banjarnegara yang semakin banyak dan berkembang.
Kepala Baperlitbang Banjarnegara Yusuf Agung Prabowo mengatakan, pembinaan dan pendampingan kepada sahabat UKM serta upaya fasilitasi bagi UMKM dalam membangun hubungan dengan pemangku kepentingan terus dilalukan.
Hal tersebut dikemukakan saat rakor study kelayakan desain pembentukan PLUT di Kabupaten Banjarnegara Jumat pada Jumat 16 Juni 2023 betempat di The Pikas Adventure Banjarnegara.
“Tujuannya yakni salah satunya untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan sesuai arah kebijakan dalam RPD tahun 2023-2026,” ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat dapat terus meningkat melalui UMKM sehingga membantu upaya penanggulangan kemiskinan di Banjarnegara.
“Kami juga berharap segera muncul study kelayakan terhadap pembentukan PLUT di Kabupaten Banjarnegara,” lanjut Agung.
Pihaknya menjelaskan, perlu adanya pusat layanan yang menyatukan dan mempermudah akses baik bagi pelaku UMKM serta konsumen untuk mengakses produk-produk hasil UMKM di wilayah Kabupaten Banjarnegara.
Rakor yang dihadiri oleh stakeholder terkait seperti Dinas Perindagkop UMKM, Disnaker PMPTSP, DPKPLH, BPPKAD Disparbud serta perwakilan UMKM tersebut mengundang dosen Agribisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Oki Wijaya.
Baca Juga: Opening Ceremony KIE Dimeriahkan Penampilan Koreografi Karya Denny Malik
“PLUT diharapkan dapat mempermudah akses dan meningkatkan pelayanan kepada UMKM dalam berbagai aspek seperti perizinan, permodalan, pelatihan, dukungan teknis serta akses pasar,” ujar Oki.
Lebih jauh dia menjelaskan, PLUT juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kapabilitas UMKM baik dalam aspek manajerial teknis maupun pemasaran.
“Melalui program pelatihan dan dukungan teknis yang disediakan oleh PLUT, maka UMKM diharapkan dapat menjadi lebih profesional efisien dan mampu bersaing dalam pasar yang semakin kompetitif,” pungkasnya.** (Alwan)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bank Sumsel Babel dan PT Taspen Hadirkan Layanan Pembayaran yang Lebih Terintegrasi
-
Bunda Corla Kini Jadi Penjaga Warnet di Jerman, Berapa Gajinya?
-
Eksplorasi Budaya dan Misteri dalam Tingka Buku 1
-
Strategi Blusukan Desa di Jatim Manjur! Indosat Panen 14,4 Juta Pelanggan
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Soal Marc klok dan Eliano
-
Apa Zodiak Ahmad Dhani? Ini Karakter dan Peruntungannya
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Kasa Tertinggal di Tubuh: Diskes Tulungagung Kawal Dugaan Malapraktik yang Kini Masuk Ranah Polisi
-
Hilirisasi Batu Bara Menjadi DME, Langkah Strategis Memperkuat Ketahanan Energi Nasional