PURWOKERTO.SUARA.COM – Gempa bumi merupakan fenomena alam yang kompleks dan signifikan yang dapat menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur dan membahayakan nyawa manusia.
Sebab gempa bumi menjadi peristiwa yang disebabkan oleh pelepasan energi di dalam kerak bumi. Pada bagian ini, kami menjelaskan pengertian dasar tentang gempa bumi, serta menggambarkan skala dan parameter yang digunakan untuk mengukur kekuatannya.
Untuk menguraikan struktur lapisan bumi, termasuk inti, mantel, dan kerak. Penjelasan ini meliputi komposisi material dan sifat-sifat fisik yang berperan dalam terjadinya gempa bumi.
Dikutip dari Kanal YouTube MAIPARK Learning pada Jumat 30 Juni 2023, ada dua penyebab utama terjadinya gempa bumi, yaitu gempa bumi tektonik dan gempa bumi vulkanik. Untuk pergerakan lempeng tektonik, zona subduksi, patahan, serta aktivitas vulkanik ini berhubungan dengan gempa bumi.
Secara rinci mekanisme terjadinya gempa bumi, termasuk teori elastisitas dan lepasan energi seismik. Konsep dasar seperti titik fokus, hiposenter, dan episenter juga dijelaskan. Ada berbagai peralatan dan teknologi yang digunakan dalam pemantauan dan deteksi gempa bumi, seperti seismometer, jaringan seismik global, dan sistem peringatan dini.
Penjelasan mengenai bagaimana data seismik digunakan untuk mempelajari pola dan perilaku gempa bumi juga disertakan. Utamanya tantangan dalam memprediksi gempa bumi dan teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi daerah yang berisiko tinggi.
Selain itu, kami mengulas upaya mitigasi risiko gempa bumi melalui pendidikan, perencanaan pembangunan, dan peraturan konstruksi. Pada bagian ini, beberapa studi kasus tentang gempa bumi terkenal yang terjadi di berbagai belahan dunia.
Ini memperjelas penyebab, mekanisme, dan dampaknya, serta pembelajaran yang dapat diambil dari kejadian tersebut. Sekedar informasi, baru saja terjadi gempa dengan magnitudo 6,6 SR dan dirasakan hingga ke Banyuwangi, Jawa Timur.
Getaran gempa tersebut membuat warga Banyuwangi ikut merasakan gempa yang berpusat di selatan Jogja. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun Twitternya menginformasikan bahwa gempa Banyuwangi Jawa Timur itu berpusat di perairan berjarak 86 Km dari Barat Daya Bantul, Yogyakarta.***
Baca Juga: Heboh! Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Yogyakarta dan Jateng
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak