PURWOKERTO.SUARA.COM PURBALINGGA Pramuka sekarang mulai berubah menyesuaikan zaman modern. Pramuka sudah lebih adaptif terhadap keadaan sehingga perlu terus didorong untuk mem-Pramukakan Purbalingga dengan berbagai kegiatan positif bagi setiap warga Purbalingga.
Hal di atas terlontar dari Ka-Kwarcab Purbalingga, Tri Gunawan Setyadi saat ditemui usai meninjau Galang Expo Jambore Cabang SD/MI, di Bumi Perkemahan Munjulluhur Kutasari, Rabu (5/7/2023).
Kegiatan Jambore tersebut diikuti oleh 576 penggalang SD/MI di Kabupaten Purbalingga.
"Saya lihat Pramuka sudah modern. Bisa adaptif dan mari kita Pramukakan Kabupaten Purbalingga," katanya.
Tri Gunawan mengajak anggota Pramuka menghilangkan stigma bahwa kegiatan Pramuka hanya kemah semata. Pramuka, termasuk di Purbalingga telah ikut hadir dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat seperti membantu korban bencana, kegiatan sosial dan kegiatan positif lainnya.
"Baik kehidupan sosial, budaya, pemerintahan, pembangunan maupun ekonomi," ujarnya.
Eksistensi Pramuka di Purbalingga, masih menurut Tri Gunawan, tidak terlepas dari peran para pengurus Kwarcab, Kwarran dan Gugus Depan yang sangat luar biasa. Keberadaan Pramuka sangat penting bagi pembentukan karakter generasi muda.
“Kami menginginkan, masing-masing Kwarran memiliki ikon yang bisa menjadi andalan dalam kegiatan Kepramukaan. Hal ini tentunya akan mempercepat terwujudkan Purbalingga menjadi Kota Pramuka,” tutupnya.
Baca Juga: Hanya 22 KM dari Alun-alun Purbalingga, Wisata Ini akan Gelar Festival Gunung Slamet Akhir Bulan Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Gen Z Begadang Demi Nonton Piala Dunia: Hobi, Me Time, atau Sekadar FOMO?
-
Drama Pencuri HP Terjun ke Laut Demi Hindari Kejaran Polisi di Bandar Lampung
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Sepatu New Balance Tanpa Tali Apa Saja? Ini 4 Pilihan yang Modis Lengkap Harganya
-
Jauhi Cicilan, Ini 4 Motor Rare Kawasaki Cocok untuk Pelajar Stylish tapi Low Budget Mulai 4 Jutaan
-
Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO
-
5 Shio yang Beruntung Hari Ini, Ada Peluang Rezeki dan Kemajuan Karier
-
Komi Can't Communicate Kembali! Bab Spesial Baru Resmi Dirilis